Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tafsir Aktual: Victory

R
Penulis: Rojiful Mamduh❯
Rubrik opini KH Mustain Syafii. (Radar Jombang)
Rubrik opini KH Mustain Syafii. (Radar Jombang)

Advertisement

KALA surah al-Nashr ini turun, para sahabat berjingkrak bahagia. Ya, tapi tidak joget-jogetan koyok uler keket.

Hal itu karena mereka mendapatkan pulung, victory, keberuntungan dan kemenangan yang sangat gemilang, kucuran rahmat dari langit sana, ’’al-Nashr’’.

Setidaknya ada tiga pulung yang ditera pada surah pendek ini. Pertama, al-Nashr, kemenangan yang sangat gemilang di pihak umat Islam setelah berjuang lama bersama Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

Advertisement

Perjuangan yang berdarah-darah dan panjang, dari pertempuran satu bersambung ke perang yang lain yang sudah menunggu.

Ini benar-benar menguji keimanan. Gangguan dan kekerasan para kafir sungguh di luar batas kemanusiaan.

Advertisement

Bayangkan, sahabat Bilal ibn Rabah radiyallahu anhu seorang budak berkulit hitam asal Ethiopia (Habasyah), kelahiran Makkah itu diikat dan diseret dengan kuda berlari kencang melintasi bebatuan padang pasir yang runcing dan terjal dalam terik matahari yang membara.

Ya, tentu saja babak belur, kulit lecet-lecet and bundas-bundas di sekujur tubuhnya.

Tidak sekadar itu, ketika terlihat Bilal tetap teguh dalam keimanan, mereka mencambuknya barkali-kali tanpa kasihan. So... Goyahkah imannya..?

Sama sekali tidak. Bahkan gak ngereken blas siksaan itu. Malahan, dari lisannya keluar satu kata yang mengguncang dunia hingga tembus ke langit sono,  Ahad, Ahad, Ahad.

Tuhanku adalah Allah, Sang Ahad, Sang Maha Esa.

Advertisement

Artikel Terkait

Tafsir Aktual: Victory (5)

Tafsir Aktual: Victory (5)

DENGAN adanya ’’nashrullah’’ dan ’’al-Fath’’ yang berlanjut pada sikap umat manusia berduyun-duyun memeluk agama Islam, kini Tuhan memberi panduan teologis kepada Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam agar teru

Tafsir Aktual: Victory (4)

Tafsir Aktual: Victory (4)

WA ra’aita al-nas yadkhulun fi din Allah afwaja. Kamu menyaksikan sendiri betapa manusia berduyun-duyun memeluk agama Islam. Sebuah perjalanan akhir dari deretan pejuangan membela islam yang panjang, keras

Tafsir Aktual: Al-Fatihah 20

Tafsir Aktual: Al-Fatihah 20

Ihdina al-shirath al-mustaqim. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus. Bimbinglah kami selalu melangkah dalam kebenaran, berbuat sesuai syari’ah agama, berperilaku sesuai panduan Islam, melakukan sesuatu atas dasar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer