Transfer Turun, Pemkab Jombang Siapkan Efisiensi APBD 2027

JombangBanget.id – Pemkab Jombang menyiapkan penyesuaian belanja dan efisiensi kegiatan yang kurang mendesak untuk menghadapi proyeksi penurunan pendapatan transfer pada 2027.
Kebijakan disampaikan Bupati Jombang Warsubi saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna pembahasan Rancangan APBD 2027, Rabu (28/10).
’’Pembahasan rancangan APBD yang berlangsung antara pemerintah dan DPRD merupakan proses demokrasi yang konstruktif untuk menghasilkan APBD yang lebih kuat dan akuntabel,’’ kata Warsubi.
Baca Juga: Binrohtal: Bukan Harta, Ini Ukuran Kebahagiaan dalam Islam
Dia menyampaikan apresiasi atas berbagai pandangan, masukan, dan pendalaman yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD.
Menurutnya, pembahasan bersama legislatif menjadi ruang untuk menyempurnakan rancangan anggaran agar lebih terarah dan akuntabel.
Berbagai masukan dari fraksi merupakan bagian penting dalam menyusun kebijakan anggaran yang tepat sasaran.
Harapannya, APBD tidak hanya menjadi instrumen penganggaran, tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.
Dalam forum tersebut, Warsubi juga memberikan tanggapan atas sejumlah catatan fraksi, mulai dari proyeksi pendapatan transfer, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), hingga efektivitas belanja daerah.
Terkait pendapatan transfer yang diproyeksikan turun pada 2027, dia menjelaskan bahwa rancangan APBD saat ini masih memperhitungkan dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH), dan dana desa.
Sementara komponen transfer lainnya akan dialokasikan setelah ada penetapan dari pemerintah pusat maupun provinsi.



