Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Binrohtal: Bukan Harta, Ini Ukuran Kebahagiaan dalam Islam

R
Penulis: Rojiful Mamduh❯
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

Advertisement

JombangBanget.id - Kebahagiaan dalam Islam tidak selalu ditentukan banyaknya harta, kenyamanan hidup, atau terpenuhinya keinginan.

Salah satu bentuk kebahagiaan yang lebih berharga adalah ketika seorang hamba mendapat taufik dari Allah untuk menjalani kehidupan dalam ketaatan, berakhlak baik, dan memberikan manfaat kepada sesama.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MWCNU Kecamatan Jombang, H Moch Wildan Habibie.

’’Kata hidup atau al-hayatu identik dengan al-haya'u (malu). Hidup diidentikkan dengan rasa malu. Manusia dianggap hidup jika merasa malu untuk melakukan hal-hal yang dapat merusak agama dan bangsa,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Rabu (28/10).

Di Alquran ada tiga makna dasar hidup. Rasa, tahu dan sadar, serta gerak dinamis.

Advertisement

’’Seorang dikatakan hidup menurut Alquran jika memiliki perasaan dalam hidup,’’ terangnya.

Seseorang yang hidup hendaknya mencari tahu tentang tiga hal.

Pertama makna alhayati, arti kehidupan). Kedua sa'adatul hayati, kebahagiaan hidup. Ketiga, khotimatul hayati, akhirul hayat husnul khotimah.

Hidup dalam pandangan Islam berkesinambungan dari kehidupan dunia sampai akhirat. Hidup yang penuh arti dan manfaat bagi lingkungan.

Hidup seseorang dalam Islam diukur dengan seberapa besar ia melaksanakan kewajiban-kewajiban sebagai manusia hidup yang telah diatur oleh agama Islam.

Advertisement

Artikel Terkait

Binrohtal: Bukan Harta, Ini Tujuh Tanda Kebahagiaan Seorang Hamba

Binrohtal: Bukan Harta, Ini Tujuh Tanda Kebahagiaan Seorang Hamba

Kebahagiaan dalam Islam tercermin melalui ketaatan, akhlak mulia, kepedulian terhadap sesama, pergaulan saleh, dan kemampuan menjaga waktu.

Binrohtal: Delapan Pelajaran Hidup agar Tak Terjebak Dengki dan Dunia

Binrohtal: Delapan Pelajaran Hidup agar Tak Terjebak Dengki dan Dunia

Delapan pelajaran Hatim al-Asham mengajak umat Islam menghindari dengki, mengejar ketakwaan, menjaga amal saleh, dan berserah diri kepada Allah.

Binrohtal: Merusak Alam, Mengancam Kehidupan

Binrohtal: Merusak Alam, Mengancam Kehidupan

Dalam khotbah Jumat di Jombang, KH Muhtarom Alhafiz mengajak umat menjaga alam sesuai ajaran Islam dan menghindari tindakan pemicu kerusakan lingkungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer