
Selasa (16/12) di Pondok Industri Minhajut Thulab, Dusun Juwet, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Ustaz Zaenal Ma'arif selaku kepala SMK Unggulan NU Mojoagung menyampaikan pentingnya mencari rida guru.
’’Walaupun ilmunya sedikit, kalau mendapatkan rida guru akan manfaat dan berkah,’’ tuturnya.
Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari tingginya nilai akademis atau penguasaan keterampilan.
Baca Juga: Halaqah Santri Digital Jatim di Jombang Bidik Pesantren Bebas Perundungan
Di era modern yang menuntut keahlian praktis, penghormatan kepada pendidik tetap menjadi fondasi utama.
Ilmu yang barokah akan membawa ketenangan. Membimbing pemiliknya pada kebaikan. Serta membuka jalan kemanfaatan bagi masyarakat luas.
Sebaliknya, ilmu yang banyak tanpa rida guru, dikhawatirkan hanya menjadi kebanggaan tanpa memberikan dampak positif bagi sesama.
Rida Allah tergantung rida orang tua. Murka Allah tergantung murka orang tua.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang tua kita ada tiga.
Yang melahirkan yakni orang tua kandung. Yang mengajar yakni guru. Serta yang menikahkan kita dengan anaknya yakni mertua.
Nabi bersabda; Orang yang menyakiti guru akan diuji dengan tiga hal. Hilang hafalannya. Lisannya tidak mampu menyampaikan ilmu. Serta fakir jelang wafatnya.



