JombangBanget.id - Kerja sama internasional antara SMK BIM Jombang dengan CEDAR Co Ltd Jepang, Rabu (1/7) ditandai pula dengan diresmikannya kelas caregiver internasional.
Kelas ini difokuskan untuk memenuhi spesifikasi para siswa agar siap diterima dan langsung kerja di rumah sakit di Jepang.
Peresmian kelas caregiver internasional SMK BIM Jombang ditandai dengan seremoni pemotongan pita secara simbolis oleh Direktur Utama Cedar Co Ltd Takayazu Zakoda, Rektor ITSKes ICMe Prof Drs Win Darmanto MSi Med Sci PhD, dan Waka Humas SMK BIM Jombang Ardi Subagiyo MPd.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Dewan Pengurus Yayasan Samodra Ilmu Cendekia Dr M Zainul Arifin drs MKes, Rektor ITSKes ICMe Prof Drs Win Darmanto Msi Med Sci PhD dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang Dr Eko Redjo Sunariyanto SPd MPd.
Baca Juga: SMK BIM Jombang Jalin Kerja Sama dengan Jepang, Lulusan Bisa Langsung Kerja di Rumah Sakit
Cedar Co Ltd merupakan perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang layanan perawatan lansia, meliputi asuransi perawatan jangka panjang, layanan penitipan lansia, perawatan kunjungan rumah, hingga rehabilitasi.
Perusahaan ini berdiri sejak 1981 dan berkantor pusat di Kitakyushu, Prefektur Fukuoka.
”Dalam satu tahun yang dibagi dalam empat gelombang, kami menargetkan ada 100 caregiver siap kerja di Jepang,” terang Kepala SMK BIM Jombang Widiyanto Rhamandani Spsi MM.
Para siswa digembleng melalui program keahlian layanan kesehatan, tujuannya untuk menghasilkan tenaga ahli dalam asistensi keperawatan yang terampil dan kompeten di bidang pelayanan dasar keperawatan khususnya pemenuhan kebutuhan dasar manusia.
Program keahlian layanan kesehatan merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki oleh SMK Kesehatan pertama dan terbaik di Jombang ini.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang Dr Eko Redjo Sunariyanto SPd MPd turut mengapresiasi dengan kehadirannya secara langsung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan vokasi dan kesehatan.
”Kami berharap kerja sama ini dapat memperluas akses pengembangan kompetensi peserta didik melalui pendidkan dan pelatihan yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja internasional,” pungkasnya. (dwi/naz)
Editor : Ainul Hafidz