P-APBD 2026 Jombang Mulai Dibahas, DPRD Prioritaskan Program Bersentuhan Masyarakat

JombangBanget.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jombang mulai melakukan pembahasan awal terkait arah kebijakan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026, Rabu (1/7).
Ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar pembahasan P-APBD 2026 dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu.
’’Ini rapat awal Banggar untuk membahas P-APBD 2026. Memang KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) perubahan belum diserahkan oleh pemerintah daerah, tetapi pembahasan harus mulai dilakukan sejak dini agar ketika dokumen masuk prosesnya bisa lebih cepat dan terarah,’’ kata Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji.
Rapat ini untuk memetakan kebutuhan anggaran sekaligus menyusun prioritas pembangunan yang akan masuk dalam Perubahan APBD 2026.
’’DPRD ingin memastikan program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap mendapatkan perhatian dalam penyusunan anggaran perubahan,’’ tegasnya.
Terutama sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
’’Kami ingin program-program wajib tetap menjadi prioritas. Pendidikan harus berjalan baik, layanan kesehatan harus tetap optimal, begitu juga pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,’’ urainya.
Pembahasan sejak awal diperlukan agar tidak terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan program pembangunan.
Sebab, setiap perubahan anggaran harus benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
’’Kalau pembahasan dilakukan lebih awal, maka berbagai kebutuhan daerah bisa dipetakan sejak sekarang. Nanti ketika masuk tahap pembahasan resmi, tinggal dilakukan penyesuaian berdasarkan kondisi anggaran yang ada,’’ jelasnya.



