Selasa (13/10) di MTs Madrasatul Quran, Tebuireng, Jombang, KH Fuad Taufiq Alhafiz, menyampaikan kegiatan menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober.
’’Menyambut HSN 2026, pada 20 Oktober kita akan mengadakan lomba PMK (Praktik Membaca Kitab) atau MQK (Musabaqah Tilawatil Kutub) dan hafalan sorof,’’ tuturnya.
Lomba ini dilaksanakan antar kelas.
Baca Juga: Tafsir Aktual: Al-Fatihah 19
’’Kelas 8 melawan kelas 8. Kelas 9 lawan kelas 9. Tiap kelas mengajukan tiga peserta di setiap bidang lomba,’’ terangnya.
Sehingga total tiap kelas mengeluarkan enam peserta. Tiga untuk PMK atau MQK. Serta tiga untuk hafalan sorof.
Beliau juga menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi.
Di antaranya, siswa yang juara di Olimpiade Nasional Indonesia - yang diselenggarakan oleh PT Olimnas Indonesia. Billy Ganendra Xavier (8 Sains-1) meraih medali emas Matematika.
Baca Juga: Festival Literasi Jombang 2026, Pelajar Didorong Berani Berkarya
A Afriza Maulana (8 Sains-1) medali emas IPS. Nasril Haq Azami (7 Sains-1) medali perak Matematika. Hariri Azkal Baroya (7 Sains-1) medali emas Matematika.
Serta Syafiq Manarul Huda yang meraih juara tiga cabang juz 1-3 di ajang REFAH Competition – MHQ tingkat nasional.
’’Kita harus menghidupkan semangat berkompetisi dan berjuang dalam memperingati HSN,’’ katanya.
HSN memperingati resolusi jihad yang dikeluarkan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.
Isinya, mewajibkan setiap orang dengan radius 80 kilometer dari Surabaya wajib ikut berjuang mempertahankan Surabaya yang akan kembali dijajajh Belanda.
Baca Juga: Lebih dari Lima Perusahaan Lirik Kawasan Industri Utara Brantas
Sehingga terjadilah perang besar yang diperingati sebagai hari Pahlawan 10 November.
’’Perjuangan anak-anak sekarang yakni fokus belajar, menghafal Quran dan meraih prestasi di berbagai bidang,’’ pesannya.
Oleh: Abdurrahman Fatih El Zamany, kelas 8 Sains 3 MTS MQ Tebuireng Jombang
Editor : Ainul Hafidz