Selasa (25/8) malam di Masjid Agung Pondok Pesantren Madrasatul Quran, Tebuireng, para santri mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.
KH Abdul Hadi Yusuf Alhafiz selaku pengasuh menyampaikan pentingnya menghidupkan sunah.
’’Rasulullah bersabda; Barang siapa yang menghidupkan sunahku maka dia cinta kepadaku. Dan barang siapa cinta kepadaku dia akan masuk surga bersamaku,’’ tuturnya.
Baca Juga: Muktamar ke-35 NU, Fraksi PDIP Jombang Siap Perkuat Kolaborasi
Menghidupkan sunah termasuk bentuk cinta kita terhadap Rasulullah. Cinta terhadap Rasul harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Seperti salat sunah qabliyah bakdiyah. Salat sunah tahajud. Salat sunah Duha.
Salat Duha empat rakaat agar mudah memahami ilmu. Salat Duha enam rakaat agar dimudahkan rezeki. Tiap hari sedekah semampunya.
Termasuk sunah Nabi yakni membaca dan menghafalkan Alquran karena Rasulullah hafal Quran.
Baca Juga: Jelang Muktamar NU di Jombang, KH Miftachul Akhyar Diminta Introspeksi
Sunah Nabi lainnya yakni berpuasa Senin dan Kamis.
’’Termasuk bukti cinta Nabi yakni banyak menyebut namanya dengan membaca salawat,’’ terangnya. Orang yang cinta akan banyak menyebut nama orang yang dicintai.
Orang yang paling dekat dengan Nabi di surga yakni yang paling banyak membaca salawat saat hidup di dunia.
Malam itu juga diadakan khotmil Quran bil gaib dan pembacaan maulid. Para santri sangat antusias dan bergembira mengikuti acara tersebut.
Semoga dengan memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam kita mendapatkan keberkahan dan syafaat Nabi di akhirat.
Oleh: Billy Ganendra Xavier, Kelas 8 Sains-1 MTs Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz