
JombangBanget.id – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya membandingkan posisi Presiden Prabowo Subianto dengan Soeharto dalam konteks hubungan dengan NU.
Menurut Gus Yahya, Prabowo tidak berada dalam posisi seperti Soeharto ketika berhadapan dengan Gus Dur.
Pernyataan itu disampaikan Gus Yahya di sela Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Baca Juga: Gus Salam Buka Suara soal Dugaan Intimidasi di Muktamar NU Jombang
Ia sekaligus menepis anggapan Prabowo menghendaki dirinya tidak kembali memimpin PBNU.
Gus Yahya juga memastikan tetap maju dalam kontestasi kepemimpinan PBNU pada Muktamar Ke-35 NU.
Ia mengaku mantap dengan keputusan tersebut dan menyerahkan hasilnya kepada Allah Ta’ala.
’’Allahu Robbuna. Niatku ora kliru," kata Gus Yahya usai pembukaan Muktamar NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kamis (27/8).
Langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan khidmah kepada Nahdlatul Ulama.
Gus Yahya juga merespons isu mengenai dugaan campur tangan Presiden Prabowo dalam proses internal Muktamar.
Termasuk kabar yang menyebut Prabowo tidak menghendaki dirinya kembali memimpin PBNU.



