JombangBanget.id – Para karateka Jombang tetap latihan selama Ramadan. Baik karateka junior maupun senior.
’’Selama Ramadan karateka senior tetap latihan di Dojo Mahameru setiap pagi pukul 05.30,’’ kata Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jombang, Kwat Prayitno.
Sejumlah klub mengubah jadwal latihan selama Ramadan agar tidak mengganggu kondisi fisik para atlet.
’’Selama Ramadan latihan dimulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa,’’ kata pelatih Jombang Karate Club, Aditya Harja Nenggar.
Penyesuaian waktu dilakukan agar atlet tetap bisa berlatih secara optimal tanpa kelelahan berlebih.
Latihan lebih difokuskan pada teknik dan presisi gerakan. Porsi latihan itu dinilai sudah pas untuk atlet yang menjalani ibadah puasa.
Latihan dengan intensitas yang lebih terukur ini diharapkan tetap menjaga performa atlet sekaligus meningkatkan kualitas teknik.
Sehingga setelah Ramadan para atlet siap kembali menghadapi berbagai kejuaraan.
’’Selama Ramadan tidak ada agenda kejuaraan di luar, tapi latihan tetap harus diikuti semua atlet,’’ tegasnya.
Hal serupa juga diterapkan Dojo Satria Jombang (DSJ). ’’Selama Ramadan latihan di Aula Kodim 0814 Jombang pukul 15.30–17.00 WIB,’’ kata Ketua DSJ, Nurhayati.
Porsi latihan juga dikurangi. Penyesuaian dilakukan agar atlet tetap bisa berlatih tanpa mengganggu kondisi fisik saat berpuasa.
Baca Juga: Karateka Jombang Sabet 21 Emas, Juara Umum Dua di Madiun Open
’’Porsinya berkurang, tidak seperti hari biasa yang full teknik dan fisik,’’ ungkapnya.
Latihan lebih difokuskan pada penguatan teknik dan pengulangan materi yang telah diberikan sebelumnya.
Atlet diarahkan untuk lebih banyak menghafal kata (jurus) serta memperbaiki presisi gerakan. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz