JUMAT (23/01) di Masjid At-Ta’ibin, Dusun Juwet, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Ustad Anam menyampaikan pentingnya ikhtiar, doa, dan tawakal.
’’Ikhtiar itu usaha sungguh-sungguh untuk mencapai keinginan, tujuan, atau mengubah nasib, dengan disertai sikap tidak mudah putus asa,’’ tuturnya.
Allah Ta’ala berfirman di QS Ar-Ra’d 11. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Islam mengajarkan, manusia harus berusaha terlebih dahulu sebelum menyerahkan hasilnya kepada Allah Ta’ala.
Tawakal yakni sikap berserah diri dan mempercayakan hasil akhir segala urusan kepada Allah Ta’ala setelah melakukan usaha secara maksimal disertai doa.
Allah Ta’ala berfirman di QS Ali ‘Imran 159.
Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda: Ikatlah untamu, kemudian bertawakallah.
Sedangkan doa merupakan permohonan, harapan, dan pujian kepada Allah Ta’ala agar ikhtiar dan tawakal yang dilakukan mendapatkan hasil yang terbaik.
Baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Allah Ta’ala berfirman di QS Ghafir 60. Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.
Ketiganya mendidik manusia agar bekerja keras, mandiri, tidak mudah putus asa, dan tetap tenang karena meyakini hasil terbaik merupakan ketetapan Allah Ta’ala.
Oleh Slamet Nur Ofik, Kelas XII TKJ-2 SMK Unggulan NU Mojoagung, Jombang
Editor : Ainul Hafidz