
JombangBanget.id - Target mencetak 5.000 siswa penghafal Alquran juz 30 di Kabupaten Jombang berhasil terlampaui.
Sejak program tahfiz dilaksanakan 2023, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang mencatat sebanyak 5.601 siswa SD/MI dinyatakan tahfiz.
”Awalnya program ini ditargetkan bisa mencetak 5.000 siswa SD/MI tahfiz juz 30. Namun, dalam pelaksanaannya ternyata sudah ada 5.601 siswa yang dinyatakan tahfiz sejak 2023,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Baca Juga: 3.164 Siswa Jombang Diuji Hafalan Juz 30 dalam 70 Majelis
Capaian ini menjadi bukti, program pembinaan hafalan Alquran di satuan pendidikan mendapat respons positif.
Peningkatan jumlah siswa tahfiz dari tahun ke tahun menjadi salah satu alasan program akan terus dilanjutkan.
Disdikbud Jombang menilai pembinaan hafalan Alquran memiliki manfaat positif dalam membentuk karakter peserta didik.
Karena itu, program tahfidz juz 30 tidak berhenti hanya pada pencapaian target jumlah peserta.
Namun, diharapkan menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dan madrasah.
Salah satu tahapan untuk mengukur kemampuan hafalan siswa diwujudkan melalui kegiatan tasmi’ dan munaqosyah.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sejak 2025, diadakan tasmi’ sebelum siswa mengikuti munaqosyah. Pada 2026, kegiatan tasmi’ hafalan Alquran juz 30 yang dilaksanakan Oktober lalu diikuti 4.150 siswa.



