
JombangBanget.id – Disiplin guru dan keteladanan kepala sekolah menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang dalam pembinaan kepegawaian pada 19–23 Oktober 2026.
Kegiatan yang diikuti 546 peserta di Aula 1 Disdikbud Jombang itu menekankan konsistensi penegakan disiplin, kode etik, dan perilaku ASN di sekolah maupun di tengah masyarakat.
’’Disiplin ASN tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap jam kerja dan peraturan kedinasan. Tetapi juga mencakup sikap, tutur kata, dan perilaku di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,’’ kata Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari.
Baca Juga: 1. 4.337 Siswa TK di Jombang Diusulkan Terima PIP
Dia menekankan pentingnya keteladanan pimpinan dan konsistensi dalam penegakan disiplin, kode etik, serta kode perilaku ASN.
’’Kepala sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan berintegritas,’’ terangnya.
Sikap serta perilaku pimpinan menjadi contoh bagi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.
Ia juga menegaskan, pelanggaran disiplin harus ditindak secara konsisten. Terlebih di era digital, perilaku ASN semakin mudah menjadi perhatian publik sehingga setiap aparatur perlu menjaga etika dan profesionalitas.
Kepala Bidang Kinerja, Pembinaan, dan Kesejahteraan Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, Chris Maya Rinelda, sebagai narasumber menyampaikan, tanggung jawab sebagai ASN melekat sepanjang waktu.
Tidak hanya saat menjalankan tugas di kantor atau satuan pendidikan.
”Setiap ASN membawa nama baik seluruh ASN. Mari kita saling mengingatkan untuk menjaga citra baik ASN,” pesannya.



