
JombangBanget.id — Sebanyak 112 murid dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Jombang menerima bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 1 juta per siswa, Selasa (13/10).
Penyaluran tahap pertama yang bersumber dari APBD murni dilakukan secara tunai di SMK PGRI 1 Jombang.
’’Itu dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) murni. Nanti akhir tahun ada lagi, kemungkinan Desember,’’ kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha (TU) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar.
Baca Juga: 13 Debitur Ungkap Dugaan Rekayasa Kredit Bank BUMN di Jombang
Bantuan biaya pendidikan sebelumnya diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Jumat (28/8) di aula SMKN 3 Jombang. Total, ada 1.310 murid yang menerima.
Rinciannya, 351 murid SLB, 304 murid SMA, dan 655 murid SMK.
Sebanyak 112 murid menerima di tahap pertama dari APBD murni.
Sisanya diserahkan pada tahap kedua dengan sumber dana dari perubahan (P-APBD) yang akan diserahkan Desember.
’’Beasiswa disalurkan melalui Bank Jatim dan diserahkan ke siswa secara tunai,’’ terangnya.
Baca Juga: Student Journalism: Juara Silat Jatim
Penerima beasiswa berasal dari berbagai jenjang kelas. Yakni kelas X, XI, hingga XII. Program ini mencakup siswa SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta. Serta siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB).
Pemanfaatan bantuan diserahkan sepenuhnya kepada siswa dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. Dana diharapkan dapat digunakan untuk menunjang keperluan sekolah.
Sehingga siswa dari keluarga prasejahtera tetap bisa mengikuti pembelajaran dengan baik.



