Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Warsubi Percepat Pembangunan Jalan dan PJU di Jombang lewat Program PIK 2026

A
Penulis: Anggi Fridianto❯
BERI PENJELASAN: Bupati Jombang Warsubi saat memberi penjelasan di Musrenbang kecamatan kemarin (4/2).
BERI PENJELASAN: Bupati Jombang Warsubi saat memberi penjelasan di Musrenbang kecamatan kemarin (4/2).

JombangBanget.id – Bupati Jombang Warsubi terus menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur salah satunya melalui program Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) 2026.


Advertisement

Program ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat kecamatan, terutama peningkatan jalan kabupaten dan penerangan jalan umum (PJU).

Hal itu disampaikan Warsubi saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Jombang di Kecamatan Peterongan, Jombang Rabu (4/2).

Ia menegaskan, PIK menjadi instrumen utama pemerataan pembangunan berbasis wilayah.

Advertisement

“Melalui Pagu Indikatif Kewilayahan, pembangunan kita fokus dan bisa langsung dirasakan masyarakat lebih luas,” kata Warsubi.

Ia menjelaskan, sesuai hasil perencanaan tahun 2025 menetapkan sejumlah pembangunan strategis yang dilaksanakan pada 2026.

Di Kecamatan Peterongan, pembangunan difokuskan pada PJU serta peningkatan jalan ruas Kebontemu–Tanjunggunung, Dapurkejambon–Dukuhklopo, dan Jalan Patriot.

Advertisement

Sementara di Kecamatan Sumobito, pembangunan meliputi PJU di lebih dari 30 titik serta peningkatan jalan ruas Plosokerep–Trawasan, Jogoloyo–Jeblok, dan Badas–Jogoloyo.

Di Kecamatan Kesamben bakal fokus penanganan Jalan Sentul–Kesamben.

”Setiap kecamatan memiliki prioritas berbeda sesuai hasil musyawarah bersama,” ujarnya.

Di Kecamatan Mojoagung, peningkatan jalan menyasar ruas Murukan–Johowinong dan Grobogan–Karangwinongan, disertai pembangunan PJU di kedua ruas tersebut.

Sedangkan di Kecamatan Jogoroto, pembangunan difokuskan pada Jalan Janti dan Alang-alang Caruban, khususnya ruas Sukosari–Tejo.

Warsubi menambahkan, mulai 2026 PIK resmi beralih menjadi Prioritas Kecamatan. Kebijakan ini memperkuat peran kecamatan sebagai simpul pembangunan daerah.

”Setiap kecamatan mendapat alokasi peningkatan jalan kabupaten sebesar Rp 1 miliar dan pembangunan PJU Rp 200 juta,” tegasnya.

Selain PIK, Pemkab Jombang juga mendorong kolaborasi pembangunan desa melalui program Desa Maju dan Sejahtera (Desa Mantra).

Program ini mendukung kegiatan tingkat RT/RW, dasawisma, pengadaan seragam linmas, hingga pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkungan.

’Tujuan akhirnya satu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan,” pungkas Warsubi. (ang/naz)

Advertisement

Artikel Terkait

Hadapi Nataru 2026, Dishub Jombang Optimalkan 14 CCTV

Hadapi Nataru 2026, Dishub Jombang Optimalkan 14 CCTV

Dishub Jombang membangun 1.218 titik PJU di 56 ruas jalan, memperbaiki 654 perlengkapan jalan, dan mematangkan pengamanan Nataru 2026.

Amanat BPK, Meterisasi 35 ID PJU Jombang Berlanjut 2027

Amanat BPK, Meterisasi 35 ID PJU Jombang Berlanjut 2027

Dishub Jombang melanjutkan meterisasi PJU pada 2027 sebagai tindak lanjut amanat pemeriksaan BPK, dengan 35 ID abonemen menjadi prioritas.

Belajar dari Madiun, Jombang Matangkan Rencana KPBU PJU

Belajar dari Madiun, Jombang Matangkan Rencana KPBU PJU

Pemkab Jombang mematangkan kajian KPBU untuk PJU melalui studi tiru ke Kabupaten Madiun. Bapperida berwenang menilai kelayakan penerapannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer