Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Bupati Jombang dan Bapanas Sidak Harga Sembako, Temukan Komoditas Ini Melebihi HET

Anggi Fridianto • Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:38 WIB
CEK HARGA: Bupati Jombang Warsubi didampingi Satgas pangan dan jajaran Bapanas melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Pon Jomban, (13/2).
CEK HARGA: Bupati Jombang Warsubi didampingi Satgas pangan dan jajaran Bapanas melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Pon Jomban, (13/2).

JombangBanget.id  – Bupati Jombang Warsubi bersama Tim Satgas Pangan dan perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan di Pasar Pon, Jombang, Jumat (13/2).

Dalam sidak tersebut, rombongan menemukan beras premium dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Temuan muncul saat bupati mendatangi salah satu kios pedagang.

Beras premium merek Arimbi dijual Rp 76.000 per 5 kilogram, sedangkan HET ditetapkan Rp 14.900 per kilogram.

”Saya dapat dari distributor Rp 14.900 per kilogram, jadi saya jual Rp 76.000,” ujar Iwan, pedagang beras di Pasar Pon.

Menindaklanjuti temuan itu, pihak Bapanas menyatakan akan melakukan penelusuran dan evaluasi ke distributor.

Bapanas juga mengingatkan pedagang agar tidak membeli beras dari distributor jika harga sudah melebihi HET.

Bupati Warsubi menegaskan sidak bertujuan memastikan stabilitas harga menjelang Ramadan.

”Kami turun langsung ke pasar untuk melihat perkembangan harga bahan pokok. Secara umum kondisi di Jombang masih terkendali,” ujarnya di sela sidak.

Dari hasil pemantauan, harga beras SPHP tercatat Rp 12.000 per kilogram. Beras premium rata-rata Rp 14.900 per kilogram.

Telur ayam ras naik dari Rp 28.000 menjadi Rp 29.000 per kilogram. Selain itu, harga daging sapi stabil di angka Rp 110.000 per kilogram.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Panen Bawang Merah di Jombang Tinggi, tapi Harga di Petani Segini

Harga cabai rawit merah masih tinggi, di kisaran Rp 70.000 per kilogram. Cabai keriting dan cabai besar berada di kisaran Rp 28.000 hingga Rp 30.000 per kilogram.

Bawang merah dijual Rp 35.000 per kilogram, masih di bawah harga acuan nasional Rp 41.000. Daging ayam Rp 39.000 per kilogram dan dinilai masih stabil.

Warsubi menyatakan pemerintah daerah siap menggelar operasi pasar bersama Bulog jika terjadi lonjakan harga tidak wajar.

”Kalau ada gejolak harga, pasti kita lakukan operasi pasar bersama Bulog. Dua minggu terakhir harga relatif stabil,” tegasnya.

Disinggung terkait, adanya temuan beras premium yang dijual di atas HET, Warsubi menyebut akan ditindaklanjuti bersama Bapanas.

Terpisah, Kepala Sub Tata Usaha Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Puspa Dewi, menilai harga pangan di Jombang relatif terkendali dibanding sejumlah daerah lain.

”Dari tujuh daerah yang saya datangi, Jombang termasuk yang terbaik. Cabai rawit merah di Kediri bisa Rp 75.000 per kilogram, di Jombang Rp 70.000,” ujarnya.

Ia menyebut harga normal cabai secara nasional di bawah itu. Kenaikan saat ini dipicu faktor cuaca dan terjadi serentak di berbagai daerah.

”Harga normal cabai secara nasional berkisar Rp 57.000 per kilogram,” tegasnya.

Meski sejumlah komoditas terjadi lonjakan harga, ia menyebut secara keseluruhan, hasil sidak menunjukkan harga kebutuhan pokok di Jombang menjelang Ramadan masih dalam kondisi terkendali dan stok dinyatakan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#het #Pemkab Jombang #Bupati Jombang #beras premium #Bupati Warsubi #Bapanas #Warsubi #Jombang #ramadan #harga