
Muktamar NU ke-35, 27-31 Agustus 2026 di Tambakberas Jombang telah selesai, dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto, didampingi beberapa Menteri kabinet Merah Putih, Kapolri dan banyak pejabat lain.
Wapres RI Gibran Rakabuming juga hadir. Sepengetahuan penulis, sangat jarang keduanya hadir bersama kecuali agenda kenegaraan dan dilaksanakan di Jakarta.
Penulis sebagai panitia Muktamar Koordinator Kesehatan, sangat bersyukur telah mempersiapkan sejak Juli 2026 saat ditetapkannya hingga pelaksanaan Muktamar.
Baca Juga: Tiga RS Jember Belajar Sistem Remunerasi ke RSUD Jombang
Fenomena menarik terjadi ketika memperhatikan kemeriahan dan keramaian Muktamar NU, bukan hanya karena dihadiri Presiden, Wapres, pejabat, utusan negara sahabat serta para Ulama se Indonesia.
Antusiasme tidak hanya dari peserta/Muktamirin atau penggembira yang biasa disebut Romli (Rombongan Lillahi Ta'ala), tetapi juga para pejabat, ormas dan parpol.
Penulis termasuk yang beberapa kali dihubungi beberapa pejabat dengan maksud ingin dan berharap dapat berkhidmat menghadiri agenda ini.
Namun kami alihkan ke divisi yang membidangi, sebagian berhasil namun sebagian tidak. Sempat muncul isu bahwa undangan itu dijual.
Tetapi insya Allah tidak ada yang melakukan itu. Yang kami tahu undangan diberikan kepada yang memang semestinya diundang.
Meskipun sempat muncul rumor, panitia hanya mengundang kelompok tertentu.
Antusiasme masyarakat sangat besar, itu tampak dari begitu ditetapkannya Muktamar, seketika itu semua hotel, penginapan di Jombang dan sekitarnya "fully booked", bahkan rumah-rumah di sekitar area tersewakan dengan harga yang sangat beragam. Ratusan bazar/ expo dan UMKM, bahkan sudah "diborong" oleh pihak ketiga.



