
Selasa (14/7) di Pondok Pesantren Al-Madienah, Denanyar, Jombang, digelar rapat program kerja pengurus.
Merumuskan dan mematangkan program kerja kepengurusan baru setahun ke depan. KH Muhammad Najib Muhammad selaku pengasuh berpesan agar pengurus mengedepankan ikhlas dan akhlak.
’’Esensi utama dari khidmah (pengabdian) di lembaga kepesantrenan adalah keikhlasan dan komitmen untuk menjaga akhlak santri,’’ tuturnya.
Program kerja yang disusun tidak boleh hanya menjadi catatan di atas kertas.
’’Menjadi pengurus itu amanah yang besar, karena berjalan atau tidaknya program pondok, salah satunya dari pengurus itu sendiri,’’ terangnya.
Abah menyampaikan pesan khusus kepada pengurus bisang keamanan.
’’Tugas pengurus keamanan itu bukan hanya memberi takziran (hukuman), tetapi memberikan rasa aman dan nyaman untuk semua santri,’’ urainya
Beliau juga menyampaikan pentingnya adaptasi kurikulum pesantren terhadap perkembangan teknologi digital.
’’Pondok Pesantren Al-Madienah mampu melahirkan santri yang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga melek teknologi dan siap menjadi benteng moral di tengah masyarakat,’’ jelasnya.
Pembahasan rapat dibagi beberapa komisi. Meliputi pendidikan, bahasa, keamanan, kebersihan, kesehatan, serta sarana prasarana.



