JombangBanget.id – Sejumlah kios di Pasar Pon Kecamatan Jombang masih terlihat kosong.
Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan.
Pantauan di lokasi, tampak beberapa kios dan bedag di pasar yang baru direhab 2022 itu kosong.
Bahkan terlihat talang air di atap rusak. Beberapa titik terlihat bolong dan mulai berkarat.
’’Banyak yang kosong karena yang belakang ini jarang laku,’’ kata Suryanti, salah satu pedagang.
Sejumlah pedagang memilih berjualan di luar kios karena akses lebih mudah dijangkau pembeli.
Menurutnya, pembeli lanjut usia kerap kesulitan naik ke area dalam pasar, terlebih saat hujan karena lantai menjadi licin.
’’Beberapa pembeli yang lansia itu kesulitan naik ke sini, apalagi kalau hujan licin,’’ ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Yustinus Harris Eko Prasetijo, mengatakan, jumlah ruko yang tersedia 60 unit dengan tingkat keterisian 70 persen.
’’Meski sebagian besar sudah memiliki pemilik, masih ditemukan sejumlah lapak kosong, terutama di bagian belakang pasar seperti area bedak sayur,’’ ungkapnya.
Ada pedagang yang sudah memiliki tempat, namun tidak menempatinya untuk berjualan.
Baca Juga: Disdagrin Jombang Blacklist Tiga Kontraktor, Salah Satunya Rekanan Proyek Pasar Pon
’’Kalau lama tidak ditempati, nanti akan kita segel dan kita berikan kepada pedagang lain yang mau menempati,’’ ungkapnya.
Sesuai ketentuan dalam peraturan bupati, jika lapak tidak ditempati selama tiga bulan berturut-turut, hak pemanfaatannya dapat diambil alih pemerintah untuk dialihkan kepada pedagang lain.
Pembangunan Pasar Pon dilakukan pada 2022 menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Provinsi.
Pemerintah daerah berharap pedagang yang telah memiliki lapak memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara optimal agar aktivitas perdagangan di dalam pasar kembali menggeliat.
’’Kita mengimbau pedagang mau menempati bedak-bedak yang kosong. Kalau tidak menempati, kita serahkan kepada pedagang lain yang mau,’’ tegasnya.
Proyek pembangunan Pasar Pon dikerjakan mulai 19 Juli hingga 16 Desember 2022.
Proyek senilai Rp 3,9 miliar tersebut dibangun pada era Bupati Mundjidah Wahab. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz