
JombangBanget.id – Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto memperkuat ketahanan pangan melalui penyerapan hasil pertanian, penyaluran bantuan pangan, serta distribusi beras dan jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga MinyaKita.
Di Kabupaten Jombang, penyerapan gabah setara beras tercatat mencapai 41.893 ton dan jagung 2.120 ton.
’’Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada momentum HUT ke-116 Pemkab Jombang,’’ kata Pimpinan Cabang Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin.
Baca Juga: Lawan Perundungan, Pemprov Sinergi DSC Gelar Halaqah Santri Digital 2026 di Jombang
Keterlibatan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan. Koordinasi lintas sektor dibutuhkan agar penyerapan hasil pertanian, penyaluran bantuan, dan distribusi pangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
’’Kolaborasi antara BULOG dan Pemkab Jombang merupakan wujud komitmen bersama untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kerja sama tersebut, BULOG mencatat penyerapan gabah setara beras mencapai 41.893 ton dan jagung 2.120 ton di Kabupaten Jombang.
Penyerapan ini membantu memperkuat cadangan pangan sekaligus mendukung hasil produksi petani. Sinergi dengan pemerintah daerah diharapkan menjaga keseimbangan pasokan dari tingkat produsen hingga konsumen.
’’Melalui penyerapan gabah dan jagung, kami berupaya menjaga ketersediaan cadangan pangan sekaligus mendukung petani. Koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting agar program ini berjalan optimal,” jelas Husin.
Kolaborasi juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan pangan untuk periode Februari–Maret dan Juli–September 2026. Realisasi distribusi di Jombang mencapai 10.446 ton beras dan 831.432 liter minyak goreng.
Bantuan tersebut ditujukan kepada penerima bantuan pangan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat.



