Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Profil Abdul Muntolib, Kepala SMKN 1 Jombang yang Ditempa Pramuka Sejak Muda

Ainul Hafidz • Senin, 4 Mei 2026 | 07:49 WIB
Kepala SMKN 1 Jombang, Abdul Muntolib, MM,
Kepala SMKN 1 Jombang, Abdul Muntolib, MM,

JombangBanget.id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya pendidikan karakter di samping capaian akademik.

Kepala SMKN 1 Jombang, Abdul Muntolib, MM, menegaskan nilai tanggung jawab dan disiplin merupakan fondasi utama keberhasilan, yang salah satunya ia peroleh dari kegiatan pramuka.

”Sejak muda saya tidak pernah berpikir soal gaji. Yang penting pekerjaan dan tanggung jawab saya sukses. Soal finansial, saya yakin sudah diatur oleh Allah SWT,” ujarnya.

Lahir di Jombang, 12 Juni 1970, Muntolib merupakan putra pasangan H Muridi dan Hj Wiji Chasanah.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Belajar Zakat, Belajar Berbagi

Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Bandung 2 Diwek lulus 1985, kemudian MTsN 1 Jombang lulus 1988, dan PGAN Jombang lulus 1991.

Sejak remaja, ia telah terbiasa bekerja keras. Saat masih duduk di bangku MTs, ia rutin membantu ibunya berdagang ke Pasar Cukir setiap selesai subuh. Kebiasaan itu tetap ia jalani, bahkan saat bulan Ramadan.

”Kadang saya ingin seperti teman-teman yang bisa jalan pagi, tapi saya tetap memilih mengantar ibu,” kenangnya.

Selain itu, ia juga mencari penghasilan tambahan dengan membantu teman belajar. Hasilnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, mulai dari membeli buku hingga biaya fotokopi.

”Saya bekerja sambil sekolah. Kalau tidak berhasil, saya yang rugi. Tapi tetap, yang utama adalah usaha maksimal,” ujarnya.

Kedekatannya dengan pramuka dimulai sejak MTs dan berlanjut hingga PGAN.

Bahkan, salah satu alasan memilih PGAN adalah karena kegiatan pramukanya yang aktif.

Selama menempuh pendidikan, ia sudah dipercaya membina pramuka di MI dan MTs. Menurutnya, pramuka berperan besar dalam membentuk karakter disiplin dan kerja keras yang ia pegang hingga kini.

”Pramuka membentuk saya menjadi lebih disiplin. Apa yang saya jalani sekarang tidak lepas dari tempaan itu,” ujarnya.

Usai lulus PGAN, Muntolib melanjutkan studi di Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, mengambil jurusan psikologi pendidikan dan lulus pada 1997.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Aksi Nyata Era Digitalisasi

Sambil kuliah, ia tetap mengajar di MI Pacul Gowang serta melatih pramuka di MTs Salafiyah Syafi’iyah Cukir.

Kariernya di dunia pendidikan terus berkembang. Ia pernah mengajar di MTs Al Anwar dan SMA AWH Tebuireng.

Pada 2007, ia diangkat sebagai ASN dan bertugas sebagai guru Bimbingan Konseling di SMAN Kabuh. Dua tahun kemudian, ia dipindahkan ke SMKN 1 Jombang hingga 2022.

Selanjutnya, ia mendapat amanah sebagai Kepala SMKN 2 Jombang pada akhir 2022, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Plt Kepala SMKN 1 Jombang pada akhir 2024 dan ditunjuk sebagai Kepala SMKN 1 Jombang Mei 2025.

Di tengah kesibukannya, ia juga menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) dan meraih gelar Magister Manajemen pada 2023.

Baginya, menjadi guru bukan hanya profesi, melainkan panggilan hidup. Ia bahkan pernah meninggalkan pekerjaan dengan gaji lebih besar demi tetap mengajar.

”Saya pernah bekerja di perusahaan dengan gaji Rp 700 ribu, tapi memilih mengajar di MI dengan gaji Rp 15 ribu. Saya bahagia karena bisa bersama siswa. Di situlah saya merasa menjadi diri saya,” tegasnya.

Dalam momentum Hardiknas, Muntolib berharap pendidikan terus menekankan pembentukan karakter siswa.

Ia meyakini, nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras akan menjadi bekal utama generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#abdul muntolib #hardiknas #Jombang #SMKN 1 Jombang #pramuka