JombangBanget.id – Guru adalah profesi yang mulia. Begitu menurut Sudarso, S.Pd., S.Kom.
Lahir di Jombang pada 23 September 1976, ia kini mengemban amanah sebagai Kepala SMKN Wonosalam, Jombang sejak tahun 2025.
”Menanamkan karakter, berbagi ilmu sudah kami tanamkan dalam jiwa saya itu yang melandasi saya untuk berkhidmat di pendidikan,” ungkap Sudarso.
Memiliki pengalaman yang cukup hingga kini mendapatkan amanah memimpin SMKN Wonosalam, bagi Sudarso bertemu dengan siswa-siswanya yang telah sukses.
Terutama mereka yang dulunya memiliki kemampuan akademik rendah, namun mampu bangkit dengan disiplin dan kerja keras merupakan sebuah kebanggaan yang terbesar.
Baca Juga: Student Journalism Jombang: Penuntun Generasi Muda
”Kesuksesan tidak hanya diraih oleh mereka yang nilainya tinggi, tetapi juga oleh mereka yang memiliki semangat, disiplin, dan tidak mudah menyerah,” ungkapnya.
Tidak hanya mendorong siswa agar berprestasi, Sudarso juga mencatatkan prestasi yang diraihnya sendiri, yaitu sebagai Perencanaan Program Terbaik Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Jombang tahun 2024 melalui program “TeKKtor” (Tim Konten Kreator).
Program ini bertujuan menumbuhkan kreativitas siswa dalam bermedia sosial sehingga mampu menciptakan peserta didik yang inovatif, kreatif, dan memiliki keunggulan kompetitif sesuai tuntutan zaman.
Sebelum memiliki sejuta pengalaman hingga kini memimpin sebuah lembaga pendidikan, Sudarso memiliki jalan yang panjang dalam pendidikan.
Tinggal di Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Ia menyelesaikan pendidikan di SDN Kedungpari Mojowarno pada tahun 1989, SMPN 1 Mojowarno pada tahun 1992, SMA PGRI 2 Jombang pada tahun 1995, dan pendidikan Strata 1 (S1) di Universitas PGRI Jombang pada tahun 1999.
Kariernya di dunia pendidikan dimulai pada tahun 1999. Ia mengawali pengabdian sebagai guru di SMK Telekomunikasi Darul Ulum pada periode 1999 hingga 2007.
Di sekolah tersebut, ia juga dipercaya memegang jabatan strategis sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan (1999–2002) dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum (2002–2007).
Baca Juga: Student Journalism Jombang: Menenun Harapan, Memacu Inovasi
Tak hanya di satu lembaga, pada periode yang hampir bersamaan, Sudarso juga aktif mengajar di SMK Pancasila Mojowarno (1999–2003) serta MA Nurul Jadid Bandung, Diwek (1999–2004).
Hal ini menunjukkan komitmennya dalam mengabdikan diri di berbagai lembaga pendidikan.
Kariernya terus berkembang ketika ia terjun ke dunia pendidikan tinggi sebagai dosen di Akademi Manajemen Informatika Jombang pada tahun 2007 hingga 2015.
Di institusi tersebut, ia juga menjabat sebagai Pembantu Direktur I Bidang Akademik dalam periode yang sama (2007–2015).
Sejak tahun 2004 hingga 2025, Sudarso mengabdi sebagai guru di SMK Negeri Gudo.
Di sekolah ini, ia dipercaya sebagai Kepala Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) selama 12 tahun, yakni dari 2004 hingga 2016.
Selanjutnya, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum pada periode 2017 hingga 2025.
Puncak kariernya di dunia pendidikan saat ini adalah ketika ia dipercaya menjadi Kepala SMKN Wonosalam sejak tahun 2025 hingga sekarang.
Sebagai langkah strategis, Sudarso menggagas berbagai program unggulan di SMKN Wonosalam yang selaras dengan visi sekolah, yakni menciptakan lulusan yang beriman, kompeten, inovatif dalam teknologi, dan berjiwa kewirausahaan.
Program tersebut meliputi penguatan link and match dengan industri, teaching factory berbasis produksi dan jasa, penguatan pendidikan karakter dan budaya kerja, digitalisasi pembelajaran dan manajemen sekolah, kelas industri dan sertifikasi kompetensi, hingga penguatan kewirausahaan berbasis potensi lokal Wonosalam seperti perkebunan, wisata, dan kuliner.
Ia juga mengembangkan program prestasi akademik dan non-akademik melalui pembinaan lomba seperti LKS, FLS2N, dan O2SN, serta program moderasi beragama dengan konsep “MAS GIBRAN” (Bermasyarakat, Sehat, Berbagi, Bersih, Religius, Aksi Nyata). (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz