Binrohtal: KH Fahmi Amrullah Ungkap Tujuh Penyebab Sifat Hasad

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 06:20 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Ketua PCNU Jombang KH Fahmi Amrullah Hadziq sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Putri menjelaskan tujuh penyebab munculnya sifat hasad atau iri dengki serta tiga cara untuk menghindarinya.

Hal itu disampaikan saat ngaji seusai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Kamis (3/9).

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Jauhilah hasad, karena hasad menghapus kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar,’’ tuturnya.

Baca Juga: Camat Sumobito Jombang Pensiun, Sekcam Ditunjuk Jadi Plt

Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Falaq 5. Dan aku berlindung dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.

Hasad termasuk penyakit hati.

’’Ada beberapa sebab seseorang memiliki sifat hasad,’’ terangnya.

Pertama permusuhan dan kebencian. Ini merupakan akar penyebab hasad yang paling serius.

Baca Juga: Proyek PJU Skema PIK Jombang Rp 13 Miliar, Hanya Dua Paket Ditender

Hasad yang disebabkan oleh permusuhan dan kebencian dapat menimbulkan berbagai macam cara untuk menghilangkan nikmat orang lain.

Seperti berkelahi, mengadu domba bahkan membunuh.

Kedua rasa paling mulia. Keberatan jika orang lain melebihi dirinya.

Ketika orang lain memiliki kekuasaan, pengetahuan dan harta lebih, ia khawatir orang lain akan melebihi dirinya dan tidak rela dengan ketinggian orang lain.

Ketiga kesombongan. Meremehkan orang lain. Jika orang yang dianggap rendah mendapatkan kebahagiaan atau kesuksesan, si sombong merasa khawatir karena mungkin orang tersebut tidak akan lagi tunduk atau patuh padanya.

Keempat takjub dengan kehebatan sendiri. Mereka tidak ingin ada yang melebihi kehebatan dirinya.

Baca Juga: PG Djombang Baru Salurkan Sembako untuk Warga di Lima Wilayah Jombang

Orang kafir menolak nabi dan rasul karena khawatir pangkatnya hilang sebab ada  orang yang mengungguli dirinya.

Kelima ketakutan mendapat saingan. Ini khusus bagi orang-orang yang sedang mencapai sebuah tujuan.

Bisa terjadi antar sesama saudara untuk memperoleh hati orang tuanya.

Keenam ambisi kedudukan. Misalnya seseorang dipuja puji karena tidak ada yang menyamainya dalam hal ilmu, pangkat, materi dan lainnya.

Baca Juga: Bupati Warsubi Minta Tim Penyelamat Aset KPRI Sejahtera Jombang Segera Dibentuk

Jika ada seseorang yang menandinginya maka hal itu tidak akan membuat dia tidak senang dan menginginkan hilangnya nikmat dari orang yang menyainginya.

Ketujuh sikap keji dan kikir. Seseorang tidak senang melihat nikmat orang lain dan merasa bahagia melihat penderitaan orang lain.

’’Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari sifat hasad dan menjaga kesehatan hati serta bahagia dengan pikiran yang positif,’’ katanya.

Pertama selalu mengingat kebesaran Allah Ta’ala. Diantaranya sifat Allah yang Maha Adil.

Kita harus yakin rezeki atau nikmat yang diberikan kepada setiap manusia adalah adil dan terbaik menurut Allah Ta’ala.

Kedua perbanyak bersyukur. Banyak-banyaklah mengucap syukur kepada Allah Ta’ala atas segala nikmat yang diberikan kepada kita.

Baca Juga: Punya Utang Rp 8 Miliar, Manajer KPRI Sejahtera Jombang Buka Suara

Mulai dari nikmat yang terkecil hingga yang terbesar.
Ketiga rendah hati.

Menghilangkan sifat-sifat sombong kepada siapa saja. Sangat perlu memiliki sikap rendah hati karena banyak orang yang lebih kesusahan dari pada kita.

Sehingga kita akan merasa beruntung dengan jalan hidup yang sudah ditetapkan. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
penyebab hasad Binrohtal Jombang KH Fahmi Amrullah Hadziq