
JombangBanget.id - Rois Syuriyah MWCNU sekaligus Ketua MUI Kecamatan Ploso, Jombang KH Ainul Yaqin menegaskan kemerdekaan sejati bukan hanya terbebas dari penjajahan asing.
Tetapi juga membebaskan hati dari hawa nafsu, kesombongan, ketidakjujuran, dan keserakahan.
Hal itu disampaikan dalam kajian di Polres Jombang, Rabu (2/9).
Baca Juga: Gagal Lelang, Proyek RTH Kabuh Jombang Rp 2,3 Miliar Ditender Ulang
’’Keduanya adalah peristiwa pembebasan,’’ tuturnya.
Sebelum Rasulullah lahir, dunia dicengkeram oleh perbudakan moral, kesewenang-wenangan, penindasan yang lemah oleh yang kuat, dan kegelapan jahiliyah.
Lalu lahir Sang Kekasih Allah membawa cahaya kebebasan hakiki.
Allah Ta’ala berfirman: Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam (QSAl-Anbiya' 107).
Hadirnya Nabi rahmat kemerdekaan jiwa. Nabi memerdekakan manusia dari perbudakan sesama makhluk menuju penghambaan murni hanya kepada Allah Ta’ala.
Nabi membebaskan manusia dari rantai hawa nafsu, ketidakadilan, dan keserakahan.
Begitu pula dengan kemerdekaan Indonesia. Para pahlawan, ulama, dan santri yang berjuang menumpahkan darah di tanah air ini tidak hanya digerakkan oleh semangat nasionalisme, tetapi juga oleh spirit tauhid.
