JombangBanget.id – Nama Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, dipastikan tidak lagi masuk dalam bursa calon Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Jombang masa bakti 2026–2031.
Dari semula tujuh nama yang diusulkan saat Musyawarah Cabang (Muscab), kini mengerucut menjadi enam kandidat setelah melalui proses di tingkat DPP PKB.
Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, M. Subaidi Muchtar, menjelaskan bahwa penetapan kandidat mengacu pada Surat DPW PKB Jawa Timur Nomor: 2713/DPW-25/02/IV/2026, yang merupakan petikan dari Surat Tim Koordinator DPP PKB Nomor: 172/TK-DPP/IV/2026 terkait calon Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB se-Jawa Timur.
”Memang saat Muscab, nama Gus Wabup diusulkan. Namun diusulkan dalam dua posisi, yakni sebagai Ketua DPC dan juga masuk dalam jajaran Dewan Syuro. Setelah dibawa ke DPP, hasilnya tinggal enam nama. Itu keputusan DPP PKB,” ujar Subaidi, Sabtu (11/4).
Baca Juga: Erna Kuswati Siap Pimpin PKB Jombang, Targetkan Partai Jadi Motor Kebijakan Pro-Rakyat
Adapun enam nama yang masih bertahan dalam bursa Ketua DPC PKB Jombang adalah Hadi Atmaji, Anas Burhani, M. Waliyul Hakim, Kartiyono, M. Fauzan, dan Erna Kuswati.
Keenamnya kini mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Tahap pertama berupa tes psikologi telah dilaksanakan di Malang.
Selanjutnya, mereka akan mengikuti UKK tahap kedua berupa wawancara langsung di DPP PKB.
”Proses masih berjalan. Setelah tes psikologi, nanti dilanjutkan wawancara di DPP. Diperkirakan sebelum bulan Juli sudah ada hasil penetapan,” tambahnya.
Sementara itu, Wabup Jombang Salmanudin Yazid saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya sempat masuk dalam daftar kandidat.
Namun, ia menyebut selama ini dirinya tidak aktif dalam struktur kepengurusan partai.
”Memang sempat masuk kandidat, tapi saya tidak masuk dalam kepengurusan, sifatnya non-struktural,” singkatnya.(yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz