Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Adu Taktik 3 Bacabup di Panggung Pilbup Jombang, Gus Zu'em: Petahana vs Pendatang Baru

Anggi Fridianto • Sabtu, 20 Juli 2024 | 00:56 WIB

 

Ilustrasi Pilbup Jombang.
Ilustrasi Pilbup Jombang.

JombangBanget.id – Tiga bakal calon Bupati Jombang, yakni Mundjidah Wahab, Warsubi, dan Pj Bupati Jombang Sugiat punya peluang sama.

Tinggal, bagaimana strategi yang digunakan pasangan calon (paslon) untuk merebut kursi Jombang 1.

Hal ini disampaikan pengamat politik Jombang Zaimuddin Wijaya As’ad.

Ia menilai, ketiga calon punya peluang masing-masing.

”Pak Warsubi memang dapat dukungan dari partai dengan jumlah kursi terbanyak dibanding kedua bakal calon lainnya, tapi kita tidak bisa menganggap enteng bu Mun (Mundjidah Wahab) dan pak Sugiat yang pernah menduduki posisi sebagai bupati Jombang,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (18/7).

Tokoh yang akrab disapa Gus Zu’em ini menilai, kedua petahana tersebut sudah punya modal politis di masyarakat.

Hal itu, menjadi keunggulan mereka jika maju di Pilbup Jombang.

”Kedua, petahana ini sedikit banyak sudah memiliki investasi sosial di masyarakat Jombang, sehingga mereka tinggal membangkitkan memori para pemilih saja untuk mencoblosnya,” papar dia.

Munculnya jargon ‘Lanjutkan’ yang digaungkan Mundjidah Wahab dalam beberapa balihonya, juga dinilai tepat sebagai bentuk strategi maju di panggung pilbup.

”Maka tepat sekali jika mereka menggunakan jargon "lanjutkan,” papar dia.

Namun demikian, alumnus Fisipol UGM 1980 ini juga berpendapat, petahana yang maju dalam panggung pilbup belum bisa dikatakan aman dan dipastikan akan menang.

Pasalnya, nilai kepuasan masyarakat terhadap kinerja kepemimpinan juga bisa berpengaruh dalam kontestasi.

”Hanya saja, apakah "approval rating" mereka di atas 50 persen? Bila tingkat kesetujuan/ kepuasan masyarakat terhadap kinerja mereka selama memerintah tinggi, hal itu akan berkontribusi signifikan pada perolehan suaranya,” jelas dosen Politik Pendidikan Unipdu Jombang ini.

Namun sebaliknya, jika kepuasan masyarakat terhadap petahana rendah, hal itu bisa jadi peluang bagi pendatang baru untuk merebut hati pemilih.

”Ya, tentu bisa membuka peluang bagi pak Warsubi untuk meraih suara terbanyak,” papar dia.

Menurut dia, Sugiat yang memutuskan mengundurkan diri dari Pj Bupati Jombang dan pensiun dini dari ASN BIN, tentu harus punya strategi yang mumpuni untuk maju di Pilbup Jombang.

Khususnya, terkait partai pengusung yang kini belum jelas kepastiannya.

”Itu sudah menjadi konsekuensi politis bagi pak Sugiat, karena beliau seorang birokrat. Tinggal bagaimana sekarang strategi beliau untuk mendapat partai pengusung,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Gus Zuem #mundjidah wahab #Sumrambah #Warsubi #Jombang #Sugiat #pilbup #strategi