Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pilbup Jombang Berpeluang Muncul Tiga Paslon, Pengamat Politik: Sugiat jadi Kuda Hitam

M Nasikhuddin • Kamis, 18 Juli 2024 | 12:38 WIB
Ilustrasi Pilbup Jombang.
Ilustrasi Pilbup Jombang.

JombangBanget.id - Pilkada 2024 di Jombang diprediksi bakal diikuti tiga pasangan calon (paslon).

Meski hingga kini belum ada satupun paslon yang mendapatkan rekom dari partai.

Nama yang santer muncul ke sejauh ini, yakni Warsubi, Mundjidah Wahab, dan Sugiat.

Pengamat politik dari Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang Mukari menilai ketiga bacabup memiliki kekuatan berimbang dan sama-sama berpeluang besar memenangi pilbup.

Pada 2 Juli lalu, publik dikejutkan dengan keputusan PJ Bupati Jombang Sugiat secara resmi mengajukan pengunduran diri dari kursi Pj Bupati Jombang.

Keputusan itu diambil Sugiat lantaran dirinya berniat mencalonkan diri dalam Pilbup Jombang.

Meski begitu, hingga kini, Mendagri belum memberikan jawaban atas surat tersebut.

Sebagai pendatang baru dalam kontèstasi pilbup, Mukari menilai Sugiat berpotensi menjadi ”kuda hitam” yang berpotensi menyalip kandidat lain dan muncul sebagai pemenang.

”Pertama, kenapa Pj bupati bisa jadi “kuda hitam” pilbup, bahwa karena beliau sampai hari ini surat keputusan belum ditandatangani Mendagri, dan rasionalistasya begini, Pj hari ini berdekatan dengan pilbup Pj menguasai SDM dan administrasi di daerah, artinya ia menguasai kakuasan di daerah. Itu yang menjadikan pak Pj buat menguasai aset-aset itu dan itu bisa dijadikan modal,” ungkapnya.

Selain itu, berkaitan dengan penilaian publik, lanjut Mukari, mantan Kabinda Sulbar disebut relatif lebih strategis untuk membangun citra diri kepada masyarakat.

”Calon-calon yang sudah ada itu, pasti punya jejak rekam kekurangan, kelebihna yang bisa dinilai olèh warga, sementara pak Giat jejak rekamnya belum terbaca kekurangannya olèh masyarakat, apalagi pak Pj selama 9 bulan giat sekali melakukan terobosan. Ini akan jadi catatan bagi masyarakat untuk menjatuhkan pilihan. Tinggal tinggal kemudian bagaimana mengamankan tiket untuk maju dan mencari pasangan yang tepat,” tegasnya.

Baca Juga: Warsubi Terima Surat Tugas dari DPP Gerindra untuk Maju Pilbup Jombang, Berikut Isi Suratnya

Sementara itu, peluang Warsubi untuk bisa memenangi pilbup juga besar.

Posisi ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jombang yang sudah mengantongi surat tugas dari DPP Gerindra berpeluang besar mendapat tiket emas.

”Rekom Gerindra hari ini menjadi istimewa,” tegas Mukari.

Pilkada hari ini, lanjut Mukari, tidak bisa dilepaskan dari peta politik nasional.

Bagaimana pemerintahan terpilih hari ini tentu akan mengonsolidasikan kekuatan di daerah sedemikian rupa untuk mem-Back Up pemerintah pusat.

”Karenanya hari ini, siapa pun calon yang didukung Gerindra akan memiliki peluang besar untuk memenangkan pilkada,” imbuhnya.

Namun demikian, meski Warsubi sudah mengantongi surat tugas dari Gerindra belum menjadi jaminan akan mendapatkan rekom Gerindra.

”Saya pernah sampaikan masing-masing bacabup di Jombang ada persimpangan politik, rekom dapat atau tidak sulit diprediksi,” tegasnya.

Sementara itu, peluang incumbent pasangan Mundjidah-Sumrambah jika kembali berpasangan disebut Mukari tetap berpeluang besar memenangi pilbup.

Pasalnya, duet pasangan ini disebut memiliki basis massa yang idiologis.

”Incumbent punya basis idiologis. PDIP partai idealis, mereka Mundjidah-Sumrambah merupakan repesentasi masyarakat Jombang, karena itu peluang pasangan ini tetap besar. Tapi, lima tahun itu pasti ada gesekan terjadi, itu nanti sangat ditentukan keduanya bisa tidak mengonsolidasikan perbedaan menjadi kekuatan,” tegasnya. (naz)

Editor : Ainul Hafidz
#pilkada #mundjidah wahab #Sumrambah #Warsubi #Jombang #Sugiat #pilbup