Usai Santap MBG, 11 Siswa SDN di Jombang Mual-Muntah

Achmad RW • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 17:25 WIB
Ilustrasi siswa dirawat di puskesmas. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)
Ilustrasi siswa dirawat di puskesmas. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Sebanyak 11 siswa SDN Purisemanding 1, Plandaan,  Jombang mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG, Kamis (24/9).

Mereka sempat dibawa ke Puskesmas Plandaan untuk diperiksa dan diobservasi. Seluruhnya sudah dipulangkan dalam kondisi baik.

Kepala Puskesmas Plandaan dr. Zusvina Aida Fitria mengatakan, keluhan yang dialami siswa berupa mual dan muntah.

Baca Juga: Enam Hari Hilang, Lansia di Jombang Ditemukan Tewas di Ladang Tembakau

Setelah menjalani pemeriksaan, kondisi mereka membaik, tidak lagi mual dan sudah mau makan serta minum.

“Sudah semua pulang. Kondisinya baik, ceria semua,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jombang dr. Hexawan Tjahja Widada mengatakan, tidak ada siswa yang menjalani rawat inap. Mereka hanya diperiksa dan diobservasi sebelum diperbolehkan pulang.

“Diperiksa, diobservasi. Kondisinya bagus, sudah tidak mual-mual, mau makan dan minum banyak, ya dipulangkan,” katanya.

Baca Juga: Lagi, Ulat Ditemukan di Menu MBG di Jombang

Hexawan menegaskan, penyebab mual dan muntah 11 siswa tersebut belum dapat dipastikan.

Termasuk dugaan keluhan dipicu susu atau menu MBG, masih menunggu pemeriksaan laboratorium.

“Secara pasti kita belum tahu. Nanti menunggu hasil lab dan lain-lain,” jelasnya.

Tim Dinas Kesehatan Jombang juga turun ke lapangan untuk menelusuri sumber keluhan.

Petugas mengambil sampel susu, seluruh menu MBG, serta air dari sekolah dan dapur SPPG Plandaan.

Baca Juga: 80 Gerai KDKMP Jombang Diverifikasi, Ini Tahap Berikutnya

Penelusuran dilakukan karena jumlah siswa yang mengalami keluhan hanya 11 orang, sementara penerima manfaat dari SPPG tersebut mencapai sekitar 1.615 orang.

Dari penelusuran awal, sekolah lain yang menerima MBG dari SPPG Plandaan belum melaporkan keluhan serupa.

“Penerima manfaatnya harusnya 1.615. Tapi kenapa cuma 11, itu yang masih kita telusuri,” ujarnya.

Menurut Hexawan, petugas juga masih membuka kemungkinan sumber lain di luar makanan MBG.

Baca Juga: Truk Ambruk di Tikungan Ngoro Jombang, 10 Buruh Tani Tertimbun Padi

Sebab, pola konsumsi siswa tidak seluruhnya sama, sedangkan keluhan yang muncul sama-sama mual dan muntah.

“Masih belum dipastikan. Bisa saja dia jajan atau apa,” katanya.

Sementara itu, Aslap SPPG Plandaan Suganda membenarkan pihaknya menyalurkan MBG ke SDN Purisemanding 1.

Selain sekolah tersebut, distribusi juga dilakukan ke sejumlah sekolah lain dan sejauh ini tidak ada laporan masalah.

“Yang jelas, hari ini kami memang menyalurkan ke SDN Purisemanding 1 Plandaan. Selain itu juga ke sekolah lain dan tidak ada masalah,” ujarnya.

Suganda menyebut menu MBG yang disalurkan hari ini terdiri dari nasi kuning, telur bumbu Bali, tumis wortel buncis, buah kurma dan susu.

Baca Juga: Pengurus KPRI Sejahtera Jombang Dikejar Deadline, Data dan Dokumen Belum Lengkap

Terkait munculnya keluhan pada 11 siswa, Suganda mengaku pihaknya belum mengetahui sumbernya.

SPPG Plandaan akan melakukan evaluasi sembari menunggu hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Jombang.

“Kami tidak tahu dari mana. Yang jelas kami akan evaluasi lagi dan menunggu hasil pemeriksaan dari Dinkes Jombang,” pungkasnya. (riz)

Editor : Ainul Hafidz
mual-muntah Mbg siswa Jombang Plandaan