Sehari Ada 12 Kebakaran di Jombang, Ini yang Terbesar

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB
BERJIBAKU: Petugas BPBD Jombang saat menangani kebakaran di gudang rosok Denanyar, Jombang, Minggu (13/9) sore. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
BERJIBAKU: Petugas BPBD Jombang saat menangani kebakaran di gudang rosok Denanyar, Jombang, Minggu (13/9) sore. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id –  BPBD Jombang mencatat 12 kejadian kebakaran dalam sehari pada Minggu (13/9).

Dengan kebakaran di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, menjadi salah satu yang terbesar karena luasnya area yang terbakar hingga membuat atap bangunan runtuh.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Tari Ringin Contong, Karya Himpaudi untuk Kenalkan Budaya Jombang

Pantauan di lokasi, sejumlah armada Damkar terlihat masih melakukan pembasahan terhadap area yang terbakar.

Beberapa petugas tampak berjibaku melawan api dan kepulan asap tebal. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang Wiku Birawa Filipe Diaz Quintas mengatakan, laporan kebakaran di lokasi tersebut diterima sekitar pukul 12.00.

Saat petugas datang, api sudah membesar dari area lahan dan merambat ke lokasi gudang rosok.

Baca Juga: Tari Ringin Contong, Karya Himpaudi untuk Kenalkan Budaya Jombang

”Untuk di sini awalnya posisi api sudah naik dari kebakaran lahan. Dicurigai api dari kebakaran lahan. Namun kita belum bisa memastikan apa penyebabnya dan siapa yang membakar," ujarnya.

Menurut Wiku, sumber api masih belum dapat dipastikan. Selain dugaan berasal dari lahan, terdapat versi lain yang menyebut api muncul dari bagian belakang gudang.

”Yang jelas api dari lahan merambat ke sini. Dugaan awal seperti itu, tapi kita masih fokus sama penanganannya karena sampai saat ini kondisi api masih ada,” terangnya.

Wiku mengatakan, area yang terbakar didominasi lahan bambu.

Luasan lahan yang terbakar belum dapat dihitung karena petugas masih melakukan penanganan dan mengecek akses menuju sejumlah titik.

Wiku menyebut, kondisi di sekitar lokasi cukup berisiko.

Baca Juga: Di Balik Kesuksesan Muktamar ke-35 NU

Sebab, terdapat sejumlah tempat usaha yang menyimpan material mudah terbakar, termasuk bahan banner dan sejenisnya.

Untuk menangani kebakaran tersebut, BPBD Jombang mengerahkan sejumlah armada pemadam.

Penanganan juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PDAM, serta petugas dari wilayah Margolanggeng dan PG Djombang Baru.

Ia menyebut, dalam sehari total terdapat 12 kejadian kebakaran di Jombang.

Baca Juga: Koperasi di Jombang Hadapi Kendala Modal, Ini yang Harus Disiapkan

Wiku menyebut, sembilan kejadian masuk kategori besar, namun sebagian besar sudah berhasil ditangani.

”Kebakaran di Desa Denanyar menjadi salah satu yang paling besar karena luasan area yang terbakar,” bebernya.

Kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan. Wiku mengimbau masyarakat tidak sembarangan membakar lahan, terlebih kondisi cuaca saat ini panas disertai angin kencang.

”Kita mengimbau kepada masyarakat karena kondisi cuaca panas, angin kencang untuk tidak membakar sembarangan. Kalaupun terpaksa membakar harus ditunggu dan dipastikan apinya sampai mati, jangan ditinggal,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
bpbd Sehari Terbesar kebakaran Jombang