JombangBanget.id – Rentetan kecelakaan maut terjadi di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jombang dalam kurun 24 jam terakhir.
Sedikitnya empat pengendara sepeda motor tewas dalam empat kecelakaan berbeda yang terjadi di Kecamatan Sumobito, Perak, dan Mojowarno.
Seluruh peristiwa kini masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang.
Dari data yang dihimpun, kecelakaan maut pertama terjadi di Jalan Raya Dusun Losari, Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Rabu (8/7) sekitar pukul 18.00.
Baca Juga: Korsleting Listrik, Rumah di Kayangan Jombang Ludes Terbakar
Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda PCX nopol S 2443 OCG yang dikendarai M. Irfan, 26, warga Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, dengan truk Mitsubishi nopol L 8768 VH yang dikemudikan Ach. Mundhib, 40, warga Kecamatan Mojowarno.
Berdasarkan keterangan saksi, korban melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya dan terlalu mengambil jalur kanan.
"Motor terlalu ke kanan," terang Kusnan, saksi di lokasi.
Akibatnya, Honda PCX menghantam bagian belakang bak truk Mitsubishi yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras membuat M. Irfan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan maut berikutnya terjadi di Jalan Raya Desa Perak, Kecamatan Perak, Kamis (9/7) sekitar pukul 07.00.
Peristiwa itu melibatkan truk tronton flat deck nopol P 8678 UG yang dikemudikan Fathu Rizal Ariyanto, 29, warga Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, dengan sepeda motor Honda Beat nopol S 3319 OBX yang dikendarai Wike Andriani, 33, warga Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo.
Menurut saksi, truk melaju dari arah barat ke timur saat ban depan sebelah kanan tiba-tiba pecah.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Perak Jombang, Truk Pecah Ban Tabrak Honda Beat, Pengendara Tewas di Lokasi
"Ban depan kanan truk pecah," ujar Ali.
Truk kemudian hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan menghantam Honda Beat yang melaju dari arah timur ke barat. Akibat benturan itu, sepeda motor korban ringsek parah dan Wike meninggal dunia di lokasi.
Selang sekitar tiga jam kemudian, kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, sekitar pukul 10.00.
Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Supra nopol AG 4577 EO yang dikendarai M. Saiful Rizal, 30, warga Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, kendaraan roda dua yang belum diketahui identitasnya, serta truk Mitsubishi nopol L 9482 UA yang dikemudikan Wawan Isbandiya, 35, warga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Korban diketahui berusaha mendahului truk yang berada di depannya.
"Korban mendahului truk," kata M. Hatta, saksi.
Saat mengambil jalur kanan, Honda Supra bersenggolan dengan sepeda motor dari arah berlawanan yang belum diketahui identitasnya. Korban kemudian oleng ke kiri hingga tertabrak truk Mitsubishi yang melaju searah.
M. Saiful Rizal meninggal dunia di lokasi, sedangkan pengendara motor yang bersenggolan dengannya masih dicari polisi.
Kecelakaan maut keempat terjadi di simpang empat Jalan Raya Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito, Kamis (9/7) sekitar pukul 15.15.
Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Vario nopol S 5464 OCV yang dikendarai Irmansyah, 34, warga Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, berboncengan dengan Nenik, 36, serta truk Mitsubishi nopol S 9116 UZ yang dikemudikan Tudiono, 57, warga Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito.
Menurut saksi, Honda Vario sempat mendahului truk di depannya. Saat memasuki persimpangan, muncul sepeda motor yang menyeberang sehingga korban mengerem mendadak.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Sumobito Jombang, Pengendara Honda PCX Tewas Usai Tabrak Truk
"Di persimpangan ada motor menyeberang," ujar Samsul Huda.
Truk Mitsubishi yang melaju di belakang tidak sempat menghindar hingga menghantam bagian belakang Honda Vario.
Irmansyah sempat dilarikan ke RSUD Jombang, namun akhirnya meninggal dunia. Sementara pemboncengnya mengalami luka dan menjalani rawat jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan empat kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, seluruh kejadian masih dalam penanganan penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang.
"Empat kecelakaan itu masih kami tangani. Seluruh lokasi sudah dilakukan olah TKP," katanya.
Ia menjelaskan, penyebab kecelakaan berbeda-beda. Mulai dari dugaan kurang memperhatikan arus lalu lintas, pecah ban truk, hingga kurang menjaga jarak aman.
"Seluruh penyebab masih kami dalami berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi," tutur Nurul Iman.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak aman, tidak memaksakan mendahului kendaraan lain, serta selalu memperhatikan kondisi jalan dan kendaraan.
"Utamakan keselamatan saat berkendara agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. (riz)
Editor : Ainul Hafidz