JombangBanget.id – Dusun Kedungdendeng Desa Jiporapah Kecamatan Plandaan, Jombang terancam terisolasi.
Ini setelah satu-satunya akses jalan menuju kampung tersebut longsor.
’’Longsor sepanjang 25 meter, sudah tiga hari ini,’’ kata Kepala Desa Jiporapah, Hadi Sucipto.
Longsor membuat lebar jalan tanah tersisa separo. Separo lainnya runtuh ke jurang di pinggir jalan.
’’Jalan yang longsor membuat akses warga cukup terganggu,’’ ucapnya. Karena hanya sebagian jalan saja yang bisa dilalui.
’’Jalan itu kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,’’ ujarnya.
Sementara untuk kendaraan roda empat hanya bisa lewat dengan kondisi terbatas.
’’Kalau mobil muatan sudah tidak bisa sama sekali,’’ tambahnya.
Lokasi longsor sekitar 3,5 kilometer dari Poskesdes Jiporapah.
’’Tepatnya di tengah-tengah antara Dusun Kedungdendeng dan Jiporapah,’’ rincinya.
Meski sudah tiga hari, belum ada upaya yang dilakukan untuk memperbaiki jalan tersebut.
Kondisi medan dan cuaca yang belum mendukung, jadi penghambat utamanya.
’’Kemarin saya koordinasi sama Pak Kasun Kedungdendeng, mau ada kerjabakti di sana, tapi belum bisa karena cuaca masih hujan terus,’’ ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Agung Setiadji, membenarkan kondisi itu.
’’Memang ada longsoran di sana, dan laporan juga sudah masuk ke kami,’’ ungkapnya.
Dia akan segera mengirimkan material dan bahan baku ke lokasi untuk dilakukan perbaikan.
’’Tahun ini ada kegiatan Karya Bhakti di sana, dan kontraknya sudah dimulai, jadi nanti akan diperbaiki melalui program itu,’’ bebernya.
Nantinya Pemkab Jombang akan mengirimkan material yang dibutuhkan ke lokasi.
‘’Perbaikannya nanti bareng-bareng, jadi ada tim dari kami, ada dari teman-teman TNI dan warga,’’ paparnya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz