JombangBanget.id – Kecelakaan maut melibatkan mobil Innova dan truk terjadi di Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), Jumat (6/6) dini hari.
Akibat kejadian, tiga penumpang mobil Toyota Innova meninggal di lokasi.
Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan. Diduga sopir mengantuk saat menyetir.
Dari data yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.50. Semula mobil Toyota Innova dengan nomor polisi L 1303 HD melaju dari timur ke barat.
Mobil dispoiri Imam Dawud, 43, warga Jl. Purwodadi Utara, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya ini membawa tiga penumpang.
Semula laju kendaraan lancar-lancar saja. Hingga saat melintas di KM 704+000 B, tepatnya di Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, mobil berpapasan dengan truk bernomor polisi L 8695 VB yang berjalan di depannya.
Diduga kurang memperhatikan laju kendaraannya di depannya, mobil Innova menabrak bodi belakang truk yang memuat material proyek.
Tabrakan keras itu membuat bodi depan Innova ringsek berat. Akibatnya, sopir mobil Innova dan dua penumpang lainnya meregang nyawa.
”Tiga orang meninggal dunia, satu luka berat yang kemudian dinyatakan meninggal setelah dirawat di rumah sakit, dan satu anak balita selamat,” terang Kadep Operasi Astra Tol Jomo Zanuar Firmanto.
Tiga korban meninggal masing-masing pengemudi Innova Imam Dawud, Sumiati, 70, dan Revadinna, 20.
Revadinna sempat dilarikan ke RSUD RA Basoeni Mojokerto karena mengalami luka berat, namun dinyatakan meninggal setelah penanganan medis.
Baca Juga: Bupati Warsubi Buka Suara soal Rencana Pemkab Jombang Usul ke Pusat Tambah Gerbang Tol di Kesamben
Sementara satu balita bernama Shafa, 4, yang juga berada di dalam mobil, selamat dan saat ini dirawat di RSUD RA Basoeni.
Adapun Doni Oktavianu, 44, sopir asal Kota Malang, selamat, tidak mengalami luka.
”Sopir truk selamat, sopir menolak dirujuk ke rumah sakit setelah pemeriksaan medis di lokasi,” imbuhnya.
Petugas segera dikerahkan ke lokasi. Seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi.
Penanganan dilimpahkan ke Satlantas Polres Jombang.
”Perkara kecelakaan telah kami serahkan ke Unit Laka Polres Jombang. Tidak ada kerugian aset tol,” kata Zanuar. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz