JombangBanget.id – Kecelakaan beruntun melibatkan bus PO Mira, sebuah truk box dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Mojoagung Dusun Ngemplak, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jumat (14/3) dini hari.
Tidak ada korban jiwa dari insiden ini.
Diduga kecelakaan dipicu sopir bus mengantuk saat nyetir.
Toni, 33, saksi mata di lokasi kejadian menjelaskan kecelakaan terjadi pada Jumat (14/3) dini hari.
Semula melaju Bus PO Mira jurusan Yogyakarta-Surabaya nopol S 7303 US dari arah barat ke timur.
Bus yang disopiri Harianto, 38, warga Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang.
Saat mendekati lokasi kejadian, laju bus yang membawa 10 penumpang mengarah ke kanan hingga masuk ke lajur kanan.
Nahas di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk box nopol L 8783 BAA yang sedang disopiri Hefi Harianto, 50, warga Bulakbanteng, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.
Karena jarak terlalu dekat, benturan keras tak terhindarkan. ”Bus dari arah barat mengarah ke kanan dan bertabrakan dengan truk yang datang dari timur,” bebernya.
Akibat benturan keras tersebut, bodi truk box terdorong ke belakang dan menabrak sepeda motor Honda Vario nopol W 5421 OK yang berjalan di belakangnya.
Kecelakaan juga mengakibatkan sebuah toko di pinggir Jalan Raya Mojoagung itu rusak karena terbentur bagian belakang truk box.
Baca Juga: Longsor di Wonosalam Jombang, Satu Rumah Rusak, Begini Kondisi Korban
Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden ini. Baik sopir bus, sopir truk, dan Imron, 41, pengendara motor asal Desa Seketi, Kecamatan Mojoagung juga selamat.
Ketiganya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
”Sepertinya sopir bus mengantuk saat nyetir, karena menurut penumpang bus, sopirnya sudah sempat berhenti dua kali sebelum kejadian itu,” ungkapnya.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP.
”Korban jiwa nihil, tiga korban luka sudah mendapat perawatan medis,” terang Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto.
Ketiga kendaraan yang terlibat juga telah dibawa ke kantor Satlantas Polres Jombang guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
”Penyebab pasti kecelakaan masih kita dalami,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz