JombangBanget.id – Aksi pembobol tempat usaha konveksi di Tunggorono Jombang, Kamis (24/10), ternyata terekam CCTV.
Dalam rekaman itu, pelakunya terlihat mengenakan penutup kepala dan membawa sajam.
’’Baru ketahuan hari ini, setelah dicek ternyata CCTVnya merekam dan aksinya kelihatan,’’ kata Ahmad Solahudin Muamar, pemilik usaha.
Aam, sapaan akrabnya menjelaskan, dalam rekaman itu terlihat jelas pelaku pencurian itu hanya satu orang.
Pelaku masuk ke ruangan dapur di lantai satu lewat pintu besi di bagian belakang rumah.
’’Kebetulan di belakang itu sawah, jadi los memang, dia masuk lewat situ ke dapur terus ke bagian ruangan kerja,’’ lanjutnya.
Dalam video tersebut, terlihat juga jika pelaku seorang pria yang mengenakan celana, baju dan topi kupluk yang menutup kepalanya.
’’Dia kayak pakai topi kupluk yang cuma kelihatan matanya, jadi wajahnya tidak terlihat dan membawa sebilah sajam di tangan kanan,’’ imbuhnya.
Pelaku terlihat bergerak cepat mengambil sebuah laptop di ruangan lantai satu itu kemudian berupaya lari keluar ruangan.
’’Jadi masuk dua kali, setelah membuka pintu pertama masuk itu dia ambil laptop terus keluar, karena pintunya kena angin dan berbunyi keras,’’ tambahnya.
Beberapa menit kemudian, pelaku terlihat kembali membuka pintu dan masuk melalui jalan yang sama.
Baca Juga: Nekat! Pencuri Kotak Amal Masjid di Jombang Terekam CCTV, Marbot Masjid Ungkap Kronologinya
Dalam aksinya yang kedua itu, pelaku kemudian mengambil handphone dan sebuah kaos pesanan milik pelanggan Aam.
’’Yang pertama ambil laptop, yang kedua ambil ponsel sama kaos, terus kemudian keluar lagi lewat belakang,’’ bebernya.
Ia sendiri baru mengetahui hilangnya sejumlah barang di tempat usahanya sekitar Jumat (25/10) dini hari, saat ia pulang ke rumah.
’’Sekitar pukul 03.00 saya baru sadar barang itu hilang, karena awalnya saya kira barangnya dibawa istri di lantai dua, ternyata tidak,’’ ungkapnya.
Kasus itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Ia berharap petugas bisa menangkap pelakunya.
’’Sudah dilaporkan, semoga bisa segera terungkap,’’ harapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra membenarkan laporan itu.
’’Memang ada yang melapor, cuma kemarin korban masih dimintai kelengkapan dosbook sebagai bukti kepemilikan laptop dan HP. Masih dalam lidik,’’ terangnya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz