JombangBanget.id – Kecelakaan maut terjadi di jalan arteri Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jumat (6/9) dini hari.
Dua orang pemuda tewas setelah sepeda motornya menabrak truk yang tengah parkir di pinggir jalan.
Polisi masih melacak identitas kendaraan dan sopir truk yang malarikan diri pascakejadian.
Dari data yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB.
Slamet, 41, salah satu saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, awalnya melaju sepeda motor Honda GL nopol S 2157 OAF berjalan arah barat ke timur.
Motor ini dikendarai Ramadan Dwi Kurnia, 23, warga Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Jombang membonceng Muhammad Royhan al Fatah, 21, warga Desa Plandi, Kecamatan Jombang.
”Motornya boncengan dari arah barat ke timur,” ungkap saksi.
Saat mendekati lokasi kejadian, diduga pengendara motor kurang memperhatikan keberadaan truk yang tengah parkir di pinggir jalan.
Karena jarak terlalu dekat, benturan keras pun tak terhindarkan.
Seketika sepeda motor menabrak bodi belakang truk yang tidak diketahui nopolnya tersebut mengakibatkan kedua pemuda ini mengalami luka parah dan meninggal di lokasi.
”Kedua korban mengalami luka parah dan meninggal di lokasi, sepeda motornya juga rusak berat,” terangnya.
Mengetahui kejadian itu, bukannya memberikan pertolongan, justru sopir truk segera menghidupkan mesin dan kabur dari lokasi kejadian meninggalkan korban.
”Truknya pergi, jadi tidak diketahui nopol atau ciri-cirinya,” imbuhnya.
Saat dikonfirmasi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto membenarkan kejadian tersebut.
”Jadi benar, ada kecelakaan, dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian, indikasi tabrak lagi,” terang Anang.
Anang menyebut, timnya sudah melakukan olah kejadian perkara di lokasi.
Dua jenazah korban kecelakaan juga sudah dievakuasi ke rumah sakit.
”Kendaraan korban sudah diamankan di mako, untuk truk yang tidak diketahui nopolnya ini kami masih dalami dan lakukan pengejaran,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz