Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Begini Kronologi Petani di Mojoagung Jombang Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kresek di Pinggir Jalan

Anggi Fridianto • Rabu, 14 Agustus 2024 | 00:24 WIB

 

TEGA: Sejumlah warga melihat kondisi jasad bayi yang ditemukan di Jalan Raya Sumobito-Betek Dusun Betek Barat, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang Senin (12/8) pagi.
TEGA: Sejumlah warga melihat kondisi jasad bayi yang ditemukan di Jalan Raya Sumobito-Betek Dusun Betek Barat, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang Senin (12/8) pagi.

JombangBanget.id – Ketenangan warga Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang dihebohkan dengan temuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di pinggir jalan, Senin (12/8) pagi.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis, bayi yang diperkirakan baru berusia sehari itu meninggal usai kehabisan oksigen di dalam kresek.

Temuan jasad bayi dengan posisi terbungkus kresek ditemukan pertama kali oleh warga saat hendak ke sawah sekitar pukul 08.30.

”Yang tahu pertama itu pak Syamsul namanya, dia petani posisi mau ke sawah pagi itu,” terang Zainul Nasikhin, Kasun Betek Barat.

Dijelaskan, warga yang sedang berangkat kerja ini dikagetkan dengan adanya gundukan aneh di sebuah bahu jalan kabupaten.

Karena penasaran, kemudian mendekat dan mengetahui jika gundukan atau tumpukan plastik itu ternyata sesosok mayat bayi.

”Awalnya dikira sampah saja, karena kan tumpukan plastik, ternyata kelihatan kakinya, akhirnya tahu kalau mayat bayi itu,” imbuhnya.

Petugas kepolisian bersama perangkat desa setempat, kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah kejadian perkara.

“Kalau melihat kondisinya kayaknya baru tadi malam itu, dan kayaknya bukan warga sini,” tambahnya.

Jasad bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu, kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. 

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis di Puskesmas Gambiran Mojoagung, bayi diperkirakan meninggal sekitar 6 jam sebelum ditemukan.

”Setelah kami lakukan olah TKP, hasil pemeriksaan sementara diperkirakan meninggal 6 jam yang lalu, sebab kondisi bayi lemas dan lebam biru,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Senin (12/8).

Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, tidak ada indikasi kekerasan pada jasad bayi.

Meskipun, diakui ada lebam biru sekujur tubuh yang diduga karena kehabisan oksigen saat terbungkus kantong plastik.

”Tidak ditemukan arah kekerasan, kemungkinan kematian karena kehabisan oksigen," tambahnya.

Setelah melakukan pemeriksaan medis, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

Salah satunya, kepada warga yang menemukan kali pertama jasad bayi yang diketahui masih melekat dengan tali pusarnya itu.

”Warga yang pertama kali menemukan dan perangkat desa sudah kami periksa. Kami tetap lakukan penyelidikan supaya bisa terungkap dan diketahui pelakunya dan motifnya seperti apa,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Mojoagung #bayi #kresek #betek #pinggir jalan #Jombang #mayat #terbungkus