JombangBanget.id – Seorang suami di Kecamatan Kabuh, Jombang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri Selasa (9/7) malam.
Ia nekat mengakhiri hidupnya diduga karena tak bisa belikan motor istri.
Kapolsek Kabuh AKP Qoyyum Mahmudi menjelaskan, aksi nekat itu dilakukan DII, 28, di rumahnya sendiri di salah satu desa di Kecamatan Kabuh.
’’Kejadiannya diketahui sekitar pukul 18.00, yang tahu pertama ibunya sendiri,’’ ungkapnya.
Malam itu, sang ibu masuk ke dalam rumahnya dan melihat anak lelakinya sudah dalam kondisi meninggal dunia.
DII, ditemukan ibunya sudah dalam kondisi menggantung pada kusen pintu kamarnya sendiri.
’’Ibu korban kemudian meminta tolong kepada warga dan melapor kepada polisi,’’ imbuhnya.
Petugas dibantu tenaga kesehatan kemudian melakukan olah kejadian perkara dan pemeriksaan luar.
Hasilnya, tak ditemukan bekas tanda penganiayaan di tubuh korban.
’’Dipastikan memang meninggal dunia karena bunuh diri, dan pihak keluarga tidak berkenan jasadnya dilakukan otopsi,’’ terangnya.
Dari penyelidikan sementara, diduga DII nekat mengakhiri hidupnya karena masalah keluarga.
Baca Juga: Begini Kronologi Bus PO Gunung Harta Terbakar Hebat di Jalan Tol Jombang-Mojokerto
Menurut keterangan yang didapat, hubungan dengan istrinya tidak harmonis karena sang istri pulang ke rumah orang tuanya usai tak dibelikan sepeda motor.
’’Menurut keterangan, DII sebagai suami tidak bisa belikan motor istrinya karena hasil kerja kuli bangunan hanya cukup untuk kebutuhan makan saja. Sehingga istrinya pulang ke orang tuanya,’’ bebernya. (riz/jif)
Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa.
Jika anda butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi depresi, atau anda melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.
Editor : Ainul Hafidz