JombangBanget.id – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kabupaten Jombang menyiagakan 14 personel helpdesk untuk mengantisipasi kendala teknis selama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK dan sederajat.
Tim terdiri empat personel Cabdin dan 10 personel sekolah itu bertugas menangani gangguan perangkat, koneksi, hingga sistem ujian.
’’Tim helpdesk disiagakan untuk menangani berbagai kendala teknis yang muncul selama pelaksanaan TKA, mulai dari gangguan perangkat hingga masalah koneksi dan sistem ujian,’’ kata Kepala Seksi SMA dan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Nur Anas.
Baca Juga: Student Journalism: Pentingnya Ilmu
Tim bertugas menindaklanjuti laporan kendala dari sekolah peserta TKA.
Penanganan dapat dilakukan dari jarak jauh apabila permasalahan masih memungkinkan diselesaikan melalui sistem kendali jarak jauh (remote).
Namun, jika persoalan membutuhkan penanganan langsung, personel helpdesk akan diterjunkan ke sekolah yang bersangkutan.
’’Kalau sekolah meminta tim helpdesk terjun, ya harus langsung ke sekolah,” jelasnya.
Baca Juga: Student Journalism: Pentingnya Ilmu
Dia mencontohkan penanganan kendala saat pelaksanaan gladi bersih di SMA Pancasila dan SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPPT.
Ketika menerima laporan, tim helpdesk langsung menuju lokasi untuk memeriksa permasalahan yang terjadi.
Di SMA Pancasila, kendalanya ternyata disebabkan kabel LAN yang belum tersambung ke komputer proctoring. Setelah kabel dipasang, perangkat kembali berfungsi dan pelaksanaan dapat dilanjutkan.
”Setelah sampai di sana, alhamdulillah servernya sudah tertangani. Ternyata ada alat yang tidak dicolokkan, kabel LAN-nya lupa tidak dicolokkan ke komputer proctoring,” ungkapnya.
Keberadaan tim helpdesk menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai jadwal.
Setiap laporan yang masuk harus segera ditindaklanjuti agar kendala teknis tidak mengganggu proses ujian.
Sementara itu, terkait gladi bersih gelombang kedua yang berlangsung hingga 18 Oktober, Cabdin tetap mengikuti jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Baca Juga: Lereng Anjasmoro Jombang Simpan Potensi Vanili, Ini Kunci Panennya
Dia berharap gangguan pada server pusat seperti yang sempat terjadi pada pelaksanaan sebelumnya tidak kembali terulang.
”Yang seperti kemarin, server pusatnya sempat mati, mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” harapnya.
Terkait antisipasi gangguan jaringan internet dan kelistrikan, surat dari tingkat provinsi kepada pihak terkait telah dikirimkan.
Sedangkan proses tindak lanjut dari Cabdin masih berjalan. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz