Tim Pengabdian Masyarakat Unwaha Latih Santri As-Salafiyyah Asy-Syafi’iyyah Jombang Podcastpreneurship: Penguatan Dakwah dan Ekonomi Kreatif Digital

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:20 WIB
Dosen UNWAHA memberi pelatihan kepada santri PP As-Salafiyyah Asy-Syafi’iyyah, Tambakberas Barat,  (10–13/8).
Dosen UNWAHA memberi pelatihan kepada santri PP As-Salafiyyah Asy-Syafi’iyyah, Tambakberas Barat, (10–13/8).

JombangBanget.id – Santri Pondok Pesantren As-Salafiyyah Asy-Syafi’iyyah, Tambakberas Barat, mendapat pelatihan Podcastpreneurship Berbasis Digital dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH A Wahab Hasbullah (UNWAHA).

Pelatihan digelar selama tiga hari, 10–13 Agustus 2026, di aula Pondok Pesantren As-Salafiyyah Asy-Syafi’iyyah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ekonomi dan Kepemimpinan Santri melalui Program Podcastpreneurship Berbasis Digital di Pesantren As-Salafiyyah Asy-Syafi’iyyah.

’’Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan santri memanfaatkan teknologi digital secara produktif. Khususnya podcast sebagai media dakwah, edukasi, komunikasi publik, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis pesantren,’’ kata Dr HM Syafiuddin S, dosen UNWAHA sekaligus ketua tim pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: Unwaha Jombang Ajari Guru SLB Kabuh Membuat Media Belajar Berbasis AR

Pelatihan dilakukan bertahap. Santri dikenalkan dengan konsep podcast, penentuan tema, perencanaan konten, penyusunan alur pembicaraan, serta peran host dan narasumber.

Peserta kemudian mempraktikkan proses produksi. Mulai penggunaan perangkat podcast, perekaman audio, hingga teknik berbicara di depan mikrofon.

Santri juga mendapat materi editing dan pengelolaan hasil rekaman agar konten siap dipublikasikan melalui platform digital.

Baca Juga: UNWAHA Ubah Kotoran Sapi Jadi Biobriket di Wonosalam Jombang

’’Podcast dipilih karena sesuai dengan tradisi komunikasi lisan di pesantren. Kemampuan santri dalam pengajian, diskusi, ceramah, dan kegiatan organisasi diarahkan menjadi konten digital yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas,’’ tambahnya.

Selain dakwah, konten podcast dapat mengangkat pendidikan, kehidupan santri, kepemimpinan, literasi digital, hingga kewirausahaan.

Santri juga dibekali manajemen media digital. Mereka dikenalkan dengan pembagian tugas dalam tim produksi. Seperti perencana konten, host, operator, editor, pengelola publikasi, dan dokumentasi.

Pelatihan tersebut sekaligus menjadi langkah awal penguatan Unit Media Digital Santri Berbasis Podcast.

Unit ini diharapkan menjadi wadah santri untuk memproduksi konten secara mandiri dan terjadwal serta memperkuat dakwah dan branding pesantren di ruang digital.

Melalui program ini, santri tidak hanya diarahkan menjadi pengguna teknologi, tetapi juga kreator, komunikator, dan pengelola media digital.

Podcast diharapkan berkembang sebagai media dakwah, pembelajaran, penguatan kepemimpinan, branding pesantren, sekaligus ruang pengembangan ekonomi kreatif santri. (ang/jif)

 

Editor : Achmad RW
podcastpreneurship UNWAHA pengabdian masyarakat