Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Wisuda Universitas PGRI Jombang Berlangsung Khidmat, Lulusan Diminta Adaptif dan Kreatif

Anggi Fridianto • Minggu, 10 Mei 2026 | 04:55 WIB
KHIDMAT: Mahasiswa UPJB mengikuti prosesi wisuda di Auditorium Natuwar, Sabtu (9/5).  (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
KHIDMAT: Mahasiswa UPJB mengikuti prosesi wisuda di Auditorium Natuwar, Sabtu (9/5). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Prosesi wisuda sarjana dan magister Universitas PGRI Jombang (UPJB) berjalan lancar dan penuh khidmat, Sabtu (9/5).

Sebanyak 261 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung di Auditorium Natuwar.

Ratusan wisudawan itu berasal dari berbagai program studi. Pendidikan Ekonomi 42 lulusan.

PPKN 19 lulusan. Pendidikan Matematika 37 lulusan. Pendidikan Bahasa Indonesia 46 lulusan. Pendidikan Bahasa Inggris 38 lulusan. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 52 lulusan.

Baca Juga: Binrohtal: Orang Alim hingga Dermawan, Ini Empat Golongan Masuk Surga Tanpa Hisab

S2 Pendidikan Matematika 10 lulusan. S2 Pendidikan Ekonomi 7 lulusan. Serta S2 Pendidikan Bahasa Indonesia 10 lulusan.

Prosesi wisuda diawali dengan masuknya jajaran anggota senat yang diiringi tari remo menuju podium utama.

Kemudian dilanjutkan sambutan dan prosesi wisuda. Dalam sambutannya, Rektor UPJB, Prof Dr Dra Munawaroh MKes, menegaskan, wisuda bukan sekadar seremoni akademik semata.

Wisuda menjadi simbol transformasi mahasiswa menuju generasi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

’’Wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan simbol transformasi. Dari learner menjadi leader, dari pencari ilmu menjadi penggerak perubahan,’’ katanya.

Di tengah dinamika global yang ditandai disrupsi teknologi, kecerdasan buatan, dan percepatan inovasi, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya cerdas secara akademik.

Tetapi juga adaptif, kreatif, dan memiliki daya tahan moral.

Karena itu, Universitas PGRI Jombang membekali lulusannya dengan karakter HEBAT. Humble, Excellent, Brave, Agile, dan Transcendent sebagai integrasi antara kecerdasan, keberanian, dan nilai-nilai kemanusiaan.

UPJB terus melakukan transformasi untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi di era modern.

Baca Juga: Kisah Budi Santoso, Warga Jombang yang Jaga Rasa Jawa Timur dan Islam Indonesia di Amsterdam Belanda

Di bidang pendidikan, kampus telah mengembangkan ekosistem pembelajaran berbasis digital melalui SPADA, smart classroom.

Serta penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran dan project-based learning.

”Hal ini sejalan dengan arah kebijakan transformasi pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan zaman. Menempatkan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran melalui pendekatan berbasis pengalaman dan teknologi,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi yang diwakili Sekdakab Jombang, Agus Purnomo, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati program sarjana maupun magister UPJB.

Dia berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

’’Wisuda bukan akhir perjuangan, melainkan awal perjalanan panjang dalam menghadapi kehidupan yang sesungguhnya,’’ ungkapnya.

Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk kepentingan masyarakat luas.

’’Ilmu yang telah diperoleh hendaknya tidak berhenti sebagai pengetahuan semata. Ilmu tersebut harus dapat digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi diri sendiri, keluarga, agama, bangsa, dan negara,’’ urainya.

Agus meyakini alumni UPJB memiliki semangat juang tinggi serta daya saing kuat.

Dengan bekal tersebut, lulusan diharapkan mampu melahirkan inovasi dan gagasan kreatif yang memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Kritik Pendidikan Indonesia dalam Teropong Teori Beban Kognitif

Lulusan perguruan tinggi saat ini harus mampu mengubah pola pikir.

Tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan melalui kreativitas dan pemanfaatan teknologi.

’’Para sarjana dituntut berani keluar dari zona nyaman, berpikir kreatif, dan memanfaatkan ilmu pengetahuan serta teknologi untuk membangun usaha dan memberdayakan masyarakat,’’ tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dr Dyah Sawitri SE MM, memberikan apresiasi atas capaian UPJB dalam mencetak lulusan berkualitas.

’’Selamat dan sukses untuk UPJB yang telah menghasilkan karya nyata dalam peningkatan mutu pendidikan,’’ ungkapnya.

Dia berharap para wisudawan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

’’Kami berharap wisudawan menjadi agen perubahan bagi bangsa dan negara melalui kompetensi dan komitmen yang dimiliki,’’ ujarnya.

Prof Dyah akan terus mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi agar mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#adaftif dan kreatif #Jombang #Universitas PGRI Jombang #UPJB #Wisuda