JombangBanget.id – Kebutuhan pembina ekstrakurikuler keagamaan di tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jombang dipastikan telah terpenuhi sebelum batas akhir perekrutan 29 April.
Para pembina baru mulai aktif mengajar bulan ini.
’’Jelang penutupan pengajuan terdapat tiga usulan tambahan pembina ekstrakurikuler keagamaan dari sekolah,’’ kata Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Jombang, Zainur Rofiq.
Dengan tambahan tersebut, total pembina ekstrakurikuler keagamaan SD hasil perekrutan yang dilakukan KKG PAI bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD kini mencapai 124 orang.
Sebelumnya sebanyak 121 pembina telah diseleksi lebih awal.
Baca Juga: Tafsir Aktual: Victory (4)
Perekrutan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah yang sebelumnya belum memiliki pembina ekstrakurikuler keagamaan.
Sesuai ketentuan awal, sekolah yang kekurangan pembina diberi kesempatan mengajukan kebutuhan hingga batas akhir perekrutan.
”Kalau pengajuannya terpenuhi sebelum 29 April, maka sudah bisa mulai mengajar awal Mei,” terangnya.
Setiap pembina ekstrakurikuler keagamaan memiliki beban mengajar sebanyak 24 jam pelajaran dalam seminggu.
Kehadiran para pembina tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan karakter dan kegiatan keagamaan di lingkungan SD Kabupaten Jombang.
Ini setelah mulok diganti menjadi ekstrakurikuler wajib dan banyak pembimbingnya diangkat menjadi PPPK paruh waktu.
Untuk honor pembimbing masih ikut di anggaran dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang dengan nilai Rp 30 ribu per jam pelajaran.
Sebanyak 124 pembina ekstrakurikuler dipastikan lulus uji kompetensi yang diadakan KKG PAI Kabupaten Jombang.
Uji kompetensi sudah dilakukan pada Kamis 23 April di empat rayon yang tersebar di sejumlah kecamatan.
”Surat tugas diterbitkan sekolah masing-masing,” ucapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz