Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Belajar Pancasila lewat Gobak Sodor, Begini Inovasi Kokurikuler SMPN 2 Megaluh Jombang

Dwi Aris Supriyanto • Kamis, 7 Mei 2026 | 07:04 WIB
KARTINI MASA KINI: Kepala SMPN 2 Megaluh, Jombang Laily Syarifah SAg bersama PTK saat momen peringatan Hari Kartini. (Dwi Aris/Radar Jombang)
KARTINI MASA KINI: Kepala SMPN 2 Megaluh, Jombang Laily Syarifah SAg bersama PTK saat momen peringatan Hari Kartini. (Dwi Aris/Radar Jombang)

JombangBanget.id – SMPN 2 Megaluh, Jombang menggelar kegiatan kokurikuler dengan tema kearifan lokal selama lima hari, Senin (20/4) hingga Jumat (25/4).

Kearifan lokal yang dipilih, permainan tradisional gobak sodor dan egrang.

Tujuan utamanya untuk melatih perkembangan motorik, kemampuan interaksi sosial, serta meningkatkan pemahaman dan mempraktikkan nilai-nilai Pancasila.

’’Melalui permainan tradisional para siswa kelas IX dapat belajar banyak hal,’’ kata Kepala SMPN 2 Megaluh, Laily Syarifah SAg.

Baca Juga: Empat Kepala Madrasah di Jombang Berangkat Haji, Tugas Sementara Diambil Alih Plh

Mulai dari gotong royong, menghargai keberagaman, berkolaborasi, dan bersikap adil.

’’Serta kemampuan memecahkan masalah melalui partisipasi aktif dalam permainan,’’ terangnya.

Kegiatan ini sekaligus menguatkan kompetensi mata pelajaran (mapel) Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn) dan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

Peserta dibagi menjadi beberapa tim. Setiap tim harus membuat alat pertandingan melalui bahn-bahan sederhana yang telah disediakan.

Serta mendokumentasikan kegiatan mereka dalam bentuk video pendek.

’’Para siswa sangat antusias karena mereka mendapat pengalaman baru dengan cara yang berbeda karena memadukan budaya tradisional dengan teknologi saat ini,” ungkap Laily.

Kokurikuler di SMPN 2 Megaluh sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang mencakup 8 Dimensi Profil Lulusan.

Meliputi keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan dan komunikasi.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Menuju Adiwiyata Nasional

Ini juga memberi kesempatan kepada murid untuk menganalisis kondisi lingkungan sekitar secara berkolaborasi bersama teman sekelas melalui aksi nyata sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi.

Di hari terakhir setelah pertandingan Grand Final, SMPN 2 Megaluh menggelar refleksi dan tindak lanjut serta asesmen kokurikuler.

Kami ingin agar para siswa dapat mengambil pelajaran melalui warisan budaya yang mengandung nilai sosial, edukatif, dan moral penting. Serta berpotensi sebagai ruang belajar sosial dalam pembentukan karakter siswa itu sendiri,” paparnya. (dwi/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#gobak sodor #siswa #Jombang #SMPN 2 Megaluh #kokurikuler