JombangBanget.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang mulai memproses pengadaan kain seragam sekolah untuk jenjang SD hingga SMP.
Seluruh penyedia diwajibkan memenuhi standar ketat, termasuk melampirkan hasil uji laboratorium kain.
’’Penyedia selain mengunggah penawaran di e-katalog, juga harus melampirkan hasil uji laboratorium kain tahun 2025 dari lembaga atau badan uji yang terakreditasi (KAN) Komite Akreditasi Nasional sesuai dengan spesifikasi,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, (14/4).
Seluruh persyaratan tersebut telah dicantumkan secara lengkap dalam surat pengumuman pengadaan e-katalog untuk paket pekerjaan pengadaan kain.
Baca Juga: Jelang Seleknas PB Inkanas, 17 Karateka Jombang Genjot Latihan Intensif
’’Semua sudah kami sertakan lengkap pada dokumen penawaran di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Jombang,” tambahnya.
Setelah proses penentuan penyedia kain selesai, pihaknya akan memberikan waktu selama 120 hari untuk pemenuhan pengadaan kain sebelum masuk tahap penjahitan.
Untuk jenjang SD/MI, total pengadaan mencapai 20.000 potong kain seragam.
Meliputi seragam nasional merah putih untuk SD, hijau putih untuk MI. Serta seragam pramuka untuk keduanya.
Spesifikasi kain yang digunakan, lebar 1,47 meter untuk atasan dan bawahan, dengan komposisi 100 persen poliester.
Total anggaran yang disiapkan untuk pengadaan kain jenjang SD/MI mencapai Rp 3.510.000.000.
Sementara untuk jenjang SMP/MTs, pengadaan mencapai 26.000 potong kain. Meliputi seragam nasional biru putih serta seragam pramuka.
Spesifikasi kain pada jenjang ini sama, lebar 1,47 meter dengan komposisi 100 persen poliester.
Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 5.347.200.000.
Diharapkan kebutuhan seragam siswa di Kabupaten Jombang dapat terpenuhi dengan kualitas yang terjamin sesuai standar yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Tafsir Aktual: Victory (1)
Target waktu sudah disusun. Pengadaan kain ditarget rampung Juli, penjahitan selesai September.
Dengan tahapan itu, distribusi seragam diharapkan tepat waktu.
Di laman Sirup.inaproc.id, anggaran seragam gratis tercatat Rp 5,37 miliar untuk kain SMP/MTs. Rp 3,51 miliar untuk kain SD/MI.
Rp 5,98 miliar untuk jasa jahit SMP/MTs. Serta Rp 3,92 miliar untuk jasa jahit SD/MI. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz