SELASA (10/2) SMK Tamansiswa Mojoagung menggelar kegiatan ketamansiswaan di Majelis Luhur Tamansiswa Yogyakarta.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kedisiplinan dan keakraban.
Sejak pagi, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang menggabungkan pembiasaan sikap, kerja kelompok, refleksi diri, serta praktik nilai-nilai luhur Tamansiswa.
’’Kegiatan ini mengajarkan para peserta untuk mengenal diri sendiri, menghormati orang lain, dan berani mengambil peran tanpa melupakan etika,’’ kata Ki M Kholid selaku koordinator kegiatan.
Ketamansiswaan bukan hanya kegiatan, tetapi proses pembentukan diri.
’’Kami menilai bukan siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang mampu menunjukkan kedisiplinan, kepemimpinan, serta budi pekerti secara konsisten,’’ jelasnya.
Saya dianggap sebagai sosok yang tampil menonjol dan dinobatkan sebagai anak terbaik.
Saya berusaha konsisten bersikap disiplin, memimpin dengan keteladanan, dan menjaga budi pekerti selama kegiatan berlangsung.
Saya dianggap mampu menggerakkan teman-teman untuk bekerja sama tanpa paksaan.
Serta mampu melahirkan kepemimpinan dari sikap empati dan tanggung jawab.
Saat diskusi kelompok, kami aktif mendengarkan pendapat orang lain.
Dalam tugas lapangan, saya berada di barisan depan sekaligus memastikan seluruh anggota kelompok terlibat.
Kegiatan Ketamansiswaan menjadi sarana penting dalam menuntun peserta didik menuju kemerdekaan lahir dan batin.
Melalui pengalaman langsung, nilai-nilai Tamansiswa tidak hanya dipahami, tetapi dihidupi.
Dari sinilah lahir generasi yang berkarakter, berbudaya, dan siap memberi makna bagi masyarakat.
Oleh: Andika Mandala, Kelas X Suzuki Class SMK Tamansiswa Mojoagung, Jombang
Editor : Ainul Hafidz