JombangBanget.id – Aktivitas pendidikan di Kabupaten Jombang dipastikan kembali normal hari ini.
Mulai Senin (30/3), seluruh sekolah telah kembali aktif dan para guru diwajibkan masuk kerja seperti biasa tanpa skema work from anywhere (WFA) alias bekerja dari mana saja.
’’Senin tanggal 30 Maret semua sudah masuk normal kembali. Tidak berlaku WFA,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto, melalui Kasubag TU Ulil Mu’amar.
Baca Juga: Student Journalism: Kiat Menghafal Alquran
Tidak ada lagi kebijakan WFA bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Cabdindik Jombang.
Dengan berakhirnya masa libur, seluruh tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan diimbau untuk kembali menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara penuh.
Pihaknya juga menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dalam mematuhi aturan masuk kerja.
’’Tentu kita berlakukan aturan tentang disiplin ASN. Kita imbau semua ASN baik guru maupun tenaga kependidikan untuk menaati dan menepati ketentuan terkait aturan masuk kerja ini. Serta kembali memberikan layanan yang terbaik untuk pendidikan di Jombang,” tambahnya.
Baca Juga: Belajar dari Sleman, DPRD Jombang Cari Cara Ampuh Genjot PAD dan Dalami Perda Miras
Terkait sanksi, Ulil menegaskan akan mengacu pada ketentuan disiplin ASN yang berlaku apabila terdapat pelanggaran, termasuk ketidakhadiran tanpa keterangan.
Kegiatan belajar mengajar akan langsung berjalan efektif sesuai kalender akademik.
Meski demikian, beberapa sekolah kemungkinan akan mengawali hari pertama dengan kegiatan tambahan.
’’Sesuai kalender akademik sudah mulai aktif pembelajaran. Mungkin beberapa sekolah memulai dengan upacara dirangkai dengan salaman bermaaf-maafan antara bapak ibu guru dengan para murid dalam nuansa Idul Fitri,’’ ungkapnya.
Kembalinya aktivitas sekolah ini diharapkan dapat mengoptimalkan kembali proses pembelajaran.
Serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Jombang setelah libur Lebaran. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz