JombangBanget.id - Berbagai kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan para mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA) yang tergabung dalam program Kandidat Sarjana Mengabdi Nusantara (KSM N) selama satu bulan di Desa Wringinpitu, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.
Selain di sektor pendidikan (mengajar TPQ dan Madrasah Ibtidaiyah), para mahasiswa tersebut juga berpartisipasi melengkapi berbagai atribut atau fasilitas di jalan-jalan desa.
Setelah membuat arah penunjuk jalan menuju ke pemakaman desa, para mahasiswa KSM dari Kelompok 46 itu di akhir kegiatannya memasang kaca cembung di beberapa titik persimpangan dan tikungan tajam di lingkungan Desa Wringinpitu, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas.
Sebanyak empat kaca cembung dipasang di beberapa dusun yang memiliki titik rawan kecelakaan, di antaranya di Dusun Suwaru, Dusun Kepuh, dan Dusun Wringinpitu. Pemasangan tersebut juga didukung masyarakat setempat.
Program pemasangan kaca cembung ini dilatar belakangi oleh kondisi beberapa persimpangan dan tikungan jalan di desa tersebut yang memiliki jarak pandang terbatas bagi pengendara, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Dengan adanya kaca cembung, diharapkan para pengendara dapat lebih mudah melihat kondisi jalan dari arah berlawanan sebelum melintas.
Salah satu kepala dusun yang turut mendampingi kegiatan ini, Ny Nafisah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KSM UNISMA yang peduli terhadap keselamatan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KSM UNISMA yang telah membantu memasang kaca cembung di beberapa titik jalan desa. Dengan adanya fasilitas ini, pengendara dapat lebih berhati-hati karena bisa melihat kendaraan dari arah lain, sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan,” ujar Ny Nafisah, Sabtu (14/3).
Mohammad Zidan Maulana, Koordinator Desa KSM-N Kelompok 46 menjelaskan bahwa program bakti sosial (baksos) ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat.
“Program yang kami beri nama ‘Cermin Keselamatan’ ini dirancang setelah melakukan pengamatan di beberapa titik jalan yang memiliki tikungan tajam dan persimpangan dengan jarak pandang terbatas,” katanya.
Baca Juga: Bikin Bangga! 22 Tim Riset Unisma Lolos Pendanaan PKM 2023
“Kami berharap pemasangan kaca cembung ini dapat membantu meningkatkan kewaspadaan pengendara serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” imbuhnya.
Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di lingkungan desa. (*)
Editor : Ainul Hafidz