SELASA (3/2) di PP Al-Madienah, Denanyar, Jombang saya memperbanyak doa. Persiapan ujian tugas akhir di MAN 4 Jombang.
Untungnya kami mondok di Al-Madienah pengasuhnya sangat terbuka dan sangat mendukung kegiatan para santri di luar pondok.
KH Muhammad Najib Muhammad Al Imam selaku pengasuh sangat memfasilitasi para santrinya dalam pengerjaan tugas akhir.
Mulai dari tempat, waktu, dan jaringan internet. Semua sangat diperhatikan oleh beliau.
’’Prestasi di luar pondok juga membawa nama baik pondok,’’ tuturnya.
Saya sangat deg-degan menjelang sidang tugas akhir yang tinggal dua hari lagi.
Tapi dengan doa-doa yang selama ini saya panjatkan dan dengan doa dari Abah, saya yakin akan bisa lulus ujian.
Allah Ta’ala berfirman di QS Ghafir 60. Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan bagi kalian.
Ayat ini menjadi penguat langkah saya untuk terus menggantungkan harapan hanya kepada Allah Ta’ala.
Sebab doa adalah senjata utama seorang mukmin dalam menghadapi setiap ujian.
Saya teringat pesan hikmah dari Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari dalam Al-Hikam: Wurudul imdad bihasabil isti'dad. Datangnya pertolongan sesuai kadar kesiapan.
Baca Juga: Student Journalism: Keutamaan Surat Yasin
Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Dengan usaha dan doa, saya akan hasilnya akan maksimal. Hasil terbaik menurut Allah Ta’ala bagi saya.
Oleh Ja Abdul Jalil, Santri PP Al-Madienah Denanyar, Jombang
Editor : Ainul Hafidz