Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Resmi Pimpin MAN 9 Jombang, Syamsul Ma'arif Siap Tingkatkan Prestasi Madrasah

Wenny Rosalina • Selasa, 16 Desember 2025 | 16:47 WIB
6.	KOMPAK: Kepala MAN 9 Jombang, Syamsul Ma’arif, Plh Kepala MAN 9 Jombang, Masrukhin, Kepala Kemenag Dr Muhajir, Kasi Penma Nur Khojin MPdI, dan Ketua Yayasan Darul Ulum Kepuhdoko, KH Musta
6. KOMPAK: Kepala MAN 9 Jombang, Syamsul Ma’arif, Plh Kepala MAN 9 Jombang, Masrukhin, Kepala Kemenag Dr Muhajir, Kasi Penma Nur Khojin MPdI, dan Ketua Yayasan Darul Ulum Kepuhdoko, KH Musta

JombangBanget.id – Serah terima jabatan (sertijab) Kepala MAN 9 Jombang berlangsung khidmat di Aula MAN 9 Jombang, Senin (15/12).

Estafet kepemimpinan resmi diserahkan dari Pelaksana Harian (Plh) Kepala MAN 9 Jombang, Masrukhin MPdI, kepada kepala madrasah definitif yang baru, Syamsul Ma’arif SPd MPd.

Sertijab dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Dr Muhajir, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Nur Khojin MPdI.

Juga Ketua Yayasan Darul Ulum Kepundoko, KH Musta’in Hasan, jajaran guru dan tenaga kependidikan MAN 9 Jombang.

Serta sejumlah guru dari MAN Insan Cendekia Pasuruan yang secara khusus mengantar Syamsul Ma’arif ke tempat tugas barunya.

Baik kepala madrasah lama maupun yang baru hadir didampingi istri masing-masing.

Plh Kepala MAN 9 Jombang, Masrukhin, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas amanah yang telah diembannya selama kurang lebih satu setengah tahun.

Ia berharap, MAN 9 Jombang terus berkembang dengan tagline educated, religious, and skills.

’’MAN 9 Jombang memiliki ciri khas sebagai madrasah keterampilan. Karena itu, pendekatan pendidikannya berbeda. Sebelum lulus, siswa wajib mengikuti praktik kerja industri seperti magang,’’ katanya.

Pada 2024 madrasah telah melaksanakan program magang mandiri.

Siswa yang telah memiliki keterampilan diperbolehkan berwirausaha secara mandiri tanpa harus magang di perusahaan.

Pada 2025, pihak madrasah memberikan pilihan bagi siswa untuk mengikuti magang mandiri maupun magang di perusahaan.

’’Durasi magang pun fleksibel. Ada yang tiga bulan, ada yang enam bulan. Namun akademik tetap berjalan. Siswa tetap belajar mandiri dengan tugas-tugas khusus dan pendampingan guru,’’ jelasnya.

Ada berbagai keterampilan yang dikembangkan di MAN 9 Jombang.

Antara lain, tata boga, tata busana, tata rias, otomotif, dan multimedia.

Penguatan keterampilan ini penting karena tidak semua lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Bahkan, beberapa siswa telah mampu membuka usaha secara mandiri sebelum lulus sekolah.

Masrukhin menyampaikan harapan besar kepada kepala madrasah yang baru.

’’Pak Syamsul ini berasal dari MAN Insan Cendekia Pasuruan. Saya yakin beliau mampu membawa MAN 9 Jombang menjadi lebih baik, sehingga keunggulan madrasah semakin tampak dan semakin diminati masyarakat,’’ tuturnya.

Sementara itu, Kepala MAN 9 Jombang yang baru, Syamsul Ma’arif, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan menguatkan capaian yang telah dirintis.

Ia menegaskan, akan memulai kepemimpinannya dengan menelaah visi dan misi madrasah secara mendalam.

’’Madrasah ini sudah memiliki visi dan misi. Itu yang akan kita kaji bersama, termasuk tujuan lembaga dan kekuatan-kekuatan yang dimiliki MAN 9 Jombang,’’ ungkapnya.

Syamsul mengakui masih membutuhkan waktu untuk mempelajari lebih jauh program-program yang ada.

Terlebih, MAN 9 Jombang berada di lingkungan pondok pesantren, sehingga memiliki karakter dan dinamika yang berbeda dengan madrasah negeri lainnya.

’’Kegiatan madrasah tentu akan sangat diwarnai oleh pesantren. Karena itu, saya ingin memahami betul kultur dan potensi yang ada agar program ke depan bisa selaras dan semakin menguatkan prestasi akademik, keterampilan, dan keagamaan,’’ tegasnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#kepala madrasah #serah terima jabatan #MAn 9 Jombang #Kemenag Jombang #Madrasah #kepala #kantor kemenag #Jombang #Syamsul Maarif