JombangBanget.id - Wakil Ketua DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), sangat bersyukur ada Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November.
Ini mengingatkan kita agar benar-benar memuliakan guru.
’’Cara memuliakan guru yakni dengan meningkatkan kesejahteraannya,’’ kata Pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso, Jombang ini.
Guru orang paling mulia.
’’Bahkan Nabi pun diutus menjadi guru,’’ ucap ketua DPC Demokrat Jombang ini.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Albaqarah 151.
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda; Sesungguhnya aku diutus hanyalah sebagai seorang guru (pengajar).
’’Guru apapun harus dihormati, ditaati dan dimuliakan,’’ ungkap ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.
Nabi bersabda; Siapa yang meremehkan gurunya, niscaya Allah turunkan tiga balak.
Pertama, ia menjadi lupa terhadap hafalannya.
Kedua, lisahnya tumpul tak bisa menyampaikan ilmu.
Baca Juga: Hadir di Silaturahmi HARPI Jogoroto Jombang, Gus Sentot Ajak Komunitas Kreatif Mandiri
Ketiga, ia akan hidup dalam keadaan fakir.
’’Sebagai bentuk menghormati guru, apapun aspirasi guru pasti kami perjuangkan,’’ tegas alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini juga selalu memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru di Kabupaten Jombang.
’’Kami bersyukut mulai tahun ini para guru honorer di Kabupaten Jombang diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Dan mulai awal 2026 mendapatkan kenaikan gaji Rp 500 ribu per bulan,’’ kata putra KH Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Ali Lirboyo.
Gus Sentot juga akan terus berjuang agar insentif untuk guru TPQ dan guru muatan lokal keagamaan dan diniyah terus meningkat. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz