JUMAT (14/11), Komisi Bahasa Pondok Pesantren Al-Madienah Denanyar menggelar event empat bulan sekali, Khitobiyah Kubro.
Ini ajang untuk menggali bakat, minat, dan melihat kemampuan santri dalam berbahasa Inggris.
’’Santriku kudu iso Bahasa Inggris. Paham opo ora, sitik-sitik kudu iso,’’ kata Pengasuh PP Al Madienah Denanyar, KH M Najib Muhammad.
PP Al Madienah Denanyar Jombang membuat program wajib berbahasa asing sebagai komunikasi para santri sehari-hari.
Santri diajarkan tidak hanya fasih mengaji dan lancar membaca kitab, tetapi juga dilatih untuk berbahasa Inggris demi menunjang skill di masa depan.
’’Bahasa Inggris itu wasilah agar bisa menguasai ilmu pengetahun dan teknologi. Juga wasilah agar bisa berdakwah di seluruh dunia,’’ terangnya.
Pesantren menggandeng Kampung Inggris untuk membekali santri. Empat bulan sekali kemampuan Bahasa Inggris santri ditampilkan di Khitobiyah Kubro.
Para penampil dan penonton sangat antusias dengan event ini. Semua santri mendapat wawasan, menjalin relasi yang luas, serta pengalaman penting.
’’Saya dan teman-teman sebagai pengurus bahasa sangat mendukung program ini untuk membentuk pribadi dan semangat santri yang hebat dan siap menghadapi transformasi di era digital,’’ kata Adib Hazimul Fikri, salah satu santri.
Oleh Helmy Bachtiar Ardiansyah, santri PP Al Madienah Denanyar, Jombang
Editor : Ainul Hafidz